Halsel | Tempo Timur – Puluhan Pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Amasing (AMA) mendatangi Kantor Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Selatan Senin, 05 Februari 2024.
Dari pantauan media ini, AMA menggunakan dua Unit Dam Truk dan satu unit Pick Up di lengkapi sound sistem sekira pukul 14.50 Wit dari Desa Amasing Kota Kecamatan Bacan Menuju Polres Halmahera Selatan.
Sesampainya di depan Polres, massa Aksi pun menyampaikan aspirasi secara bergantian.
Dalam aspirasi yang di sampaikan AMA, mendesak Polres Halsel agar segera mengusut dugaan keterlibatan Oknum Anggota Brimob pada pengeroyokan menjelang subuh Selasa, 30 Januari 2024 Lalu
Dalam orasi, massa aksi juga mempertanyakan pernyataan Kasat Reskrim Iptu Ray Sobar pada pemberitaan sebelumnya bahwa Oknum Anggota Brimob Melerai Bukan Ikut terlibat.
Sementara menurut salah satu pendemo, mengaku dirinya diduga kuat di pukul oknum Anggota Brimob dan telah di sampaikan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di penyidik Polres Halsel.
Massa aksipun akhirnya di temui kasat Reskrim untuk hering terbuka sekira pukul 16.30 Wit.
Dalam hering terbuka itu, Iptu Ray Sobar mengaku akan proses kasus ini dan tidak berpihak kepada siapapun baik korban maupun pelaku semua sesuai fakta hukum.
Di sentil terkait pernyataannya bahwa Anggota Brimob yang melerai bukan ikut terlibat dalam pemberitaan sebelumnya.
Iptu Ray Sobar mengaku bahwa saksi yang di periksa masih banyak hingga sampai saat ini dan tidak sinkron, soal pernyataan sebelumnya anggota brimob melerai adalah mis komunikasi dan klarifikasinya pada pemberitaan sebelumnya terkait foto korban insial T yang bukan korban anggota Brimob yang di tayang pada pemberitaan sebelumnya. Kata Ray Sobar.
Lanjut Ray Sobar, sementara yang di lakukan Anggota Brimob Insial R terhadap saudara Insial RK, dan tidak pernah mengatakan Oknum Brimob Tidak Terlibat dalam penganiayaan itu.
Sementara pada Rabu, 31 Januari 2024 Sekira Pukul 16.30 Wit di salah satu ruangan di polres Halsel, Iptu Ray Sabar mengklarifikasi terkait foto yang di tampilkan pada pemberitaan media ini sebelumnya yang bukan korban dari anggota brimob, Iptu Ray Sobar juga menjelaskan Oknum Anggota Brimob tersebut melerai dalam peristiwa itu.
“Oknum Anggota Brimob itu Melerai, yang namanya melerai pasti tangannya kena sedikit-sedikit” Kata Ray Sobar pada 31 Januari 2024.
Penulis : MS











