Kasus Dana PIP, Oknum Guru SMKN Kalibaru Disinyalir Potong Bantuan, Siswa Diminta Tutup Mulut

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, TEMPOTIMUR.com – Dana bantuan pendidikan dari pemerintah melalui Program Indonesia Pintar (PIP) yang seharusnya menjadi penopang biaya sekolah bagi siswa kurang mampu, justru diduga dikurangi secara sepihak oleh oknum pendidik di SMK Negeri Kalibaru.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya bukti rekaman pesan suara yang mengungkap praktik pemotongan dana tersebut, bahkan disertai perintah kepada siswa untuk menutupi peristiwa itu.

Berdasarkan informasi yang diterima, Kamis (18/6/2026), setiap siswa penerima PIP berhak menerima bantuan sebesar Rp1.800.000. Namun kenyataannya, mereka hanya mencairkan Rp1.000.000. Selisih sebesar Rp800.000 diduga dipungut tanpa ada dalih yang menguatkan.

Dalam rekaman pesan suara WhatsApp yang beredar luas, terungkap instruksi dari seorang guru yang belum diketahui identitasnya (dalam proses investigasi awak media). Ia menyebutkan bahwa selisih dana tersebut harus diserahkan kepada seseorang bernama “Angka” yang disebut sebagai pemangku kepentingan.

Baca Juga  Tak Terima Difitnah Jadi Bandar Sabu, Imran Akan Lapor ke Polisi

“Setelah mengambil uangnya, potongannya bisa langsung diserahkan ke Mas Angka atau lewat Jihan dan Felisha. Ingat, yang adik-adik terima bersih itu satu juta,” demikian bunyi penggalan pesan suara tersebut.

Yang lebih memprihatinkan, dalam pesan yang sama siswa bahkan diperintahkan untuk menyembunyikan adanya pemotongan dana ini. Alasannya agar pencairan bantuan pada periode berikutnya tidak terhambat.

“Ada pesan dari pemangku: kalau ada orang luar bertanya apakah ada potongan, mohon dijawab tidak ada. Kalau sampai terbuka, dikhawatirkan pengajuan berikutnya bisa bermasalah,” tegas suara dalam rekaman itu.

Praktik ini menuai kecaman. Bantuan yang seharusnya meringankan beban keluarga justru menjadi sasaran pungutan tidak jelas. Wali murid mengaku kecewa dan khawatir hak pendidikan anak-anaknya terganggu.

Baca Juga  Ketua Lidik Krimsus Kalbar dan Ketua FKW Desak Kejati Evaluasi Kasus Pengadaan Mobil Ambulance TA. 2021 Semasa Di Jabat dr. Harisson, M.Kes

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi di wilayah Kabupaten Banyuwangi belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan penyelewengan ini.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Jika terbukti, pelaku harus ditindak tegas agar kepercayaan terhadap program pemerintah tidak runtuh dan hak siswa benar-benar terjaga.

(Red)

Berita Terkait

Hebohkan Banyuwangi! Dana PIP Dipotong, Kepala Sekolah SMKN Kalibaru Beralibi Lain
Dugaan Penyimpangan Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 di Pematangsiantar Akan Dilaporkan ke KPK
Nama Oknum ASN Dishub Pohuwato Mencuat dalam Dugaan Pendanaan Tambang Ilegal Hutino
Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Narkoba, Dua Tersangka dan Barang Bukti Diamankan 
Polisi Kawal Unras di Kantor Kejari Batu Bara, GEMAPI Hanya Masukan Surat
PC IMM Batu Bara Adukan RM, Diduga Cemarkan Nama Baik Bupati
Awas ‘Jebakan’ Narkoba Oknum Aparat: Pelaku Bisa Dijerat Pasal Penyesatan Peradilan hingga 12 Tahun Penjara 
Tiga Lembaga Bersatu Dukung Presiden Prabowo Berantas Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:21 WIB

Hebohkan Banyuwangi! Dana PIP Dipotong, Kepala Sekolah SMKN Kalibaru Beralibi Lain

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:45 WIB

Kasus Dana PIP, Oknum Guru SMKN Kalibaru Disinyalir Potong Bantuan, Siswa Diminta Tutup Mulut

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:57 WIB

Dugaan Penyimpangan Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 di Pematangsiantar Akan Dilaporkan ke KPK

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:53 WIB

Nama Oknum ASN Dishub Pohuwato Mencuat dalam Dugaan Pendanaan Tambang Ilegal Hutino

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Narkoba, Dua Tersangka dan Barang Bukti Diamankan 

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page