
FAKFAK — Musim kemarau mulai memukul pasokan air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Fakfak. Debit sumber air yang terus menurun memaksa pemerintah daerah bersama aparat TNI dan Polri turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mulai mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pada Rabu, 5 Agustus 2026, pendistribusian air bersih dilakukan di Kampung Torea dan Kelurahan Wagom, meliputi RT 17, RT 25, RT 05, RT 04, dan RT 03. Kegiatan dimulai pukul 09.05 WIT dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Wagom Polsek Fakfak Aiptu Harmanto, S.H., personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, serta Pemerintah Kabupaten Fakfak.
Setiap rumah tangga menerima satu drum air bersih berkapasitas 200 liter. Penyaluran dilakukan menggunakan dua mobil tangki berkapasitas masing-masing 4.500 liter yang mengantarkan air langsung ke titik distribusi di permukiman warga.
Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan kehadiran Polri bukan sekadar mengamankan kegiatan, tetapi memastikan bantuan tersalurkan secara tertib dan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kami hadir untuk memastikan bantuan air bersih dapat diterima masyarakat dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci dalam membantu warga menghadapi dampak musim kemarau,” kata Naim.
Warga menyambut baik bantuan tersebut. Mereka mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama TNI dan Polri dalam merespons menurunnya ketersediaan air bersih akibat musim kemarau.
Pendistribusian berlangsung hingga pukul 17.00 WIT tanpa kendala berarti. Di tengah ancaman kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat, operasi kemanusiaan ini menjadi langkah darurat untuk menjaga terpenuhinya kebutuhan dasar warga sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi dampak perubahan musim.
Penulis: Amatus Rahakbauw K
Penulis : Amatus Rahakbauw, K




