Warga Kampung Injuar Minta Pemerintah Pegunungan Arfak Segera Tetapkan Status Kampung dan Salurkan Bantuan

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manokwari —  Warga Kampung Injuar, Distrik Menyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, meminta Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak segera memproses penetapan status administrasi kampung serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kondisi sosial dan bencana alam.

Permintaan tersebut disampaikan melalui komunikasi warga dengan pihak pemerintah kampung dan distrik pada Jumat (3/1/2026). Warga menilai hingga kini Kampung Injuar belum mendapatkan perhatian yang layak, baik dari sisi administrasi maupun pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satu perwakilan warga menyampaikan bahwa kondisi di kampung sangat memprihatinkan. Sebagian masyarakat bahkan hanya mengonsumsi nasi tanpa lauk, sementara di wilayah lain bantuan sudah tersalurkan dengan baik.

“Masyarakat di Kampung Injuar masih makan nasi kosong, sementara kampung lain sudah mendapat lauk, pakaian, dan bantuan lainnya. Kami minta pemerintah segera memperhatikan kondisi ini,” ujar perwakilan warga.

Baca Juga  Salurkan Bantuan ke Ponpes Al-Itqon, Polres Batu Bara Tingkatkan Kemitraan dan Dukung Pendidikan Agama

Selain persoalan pangan, warga juga menyoroti belum adanya Surat Keputusan (SK) resmi kampung, yang dinilai menjadi penghambat utama dalam penyaluran bantuan dan program pemberdayaan masyarakat.

Warga meminta Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak, melalui Kepala Distrik Menyambouw dan dinas terkait, agar segera memproses administrasi kampung, termasuk penerbitan SK, sehingga Kampung Injuar dapat memperoleh hak yang sama seperti kampung-kampung lain.
“Kami minta sebelum tanggal 5 atau 6, proses ini sudah berjalan.

Kampung harus dikembalikan haknya, dan masyarakat bisa mendapatkan bantuan yang layak,” tegasnya.

Warga juga mengingatkan bahwa kondisi alam, termasuk potensi banjir, dapat memperparah situasi jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah tidak menunda proses administrasi dan penyaluran bantuan.

Baca Juga  Polres Batu Bara Gelar Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut permintaan warga Kampung Injuar tersebut.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Berkedok Jual Sembako, Toko di Ciputat Dibongkar Polisi karena Edarkan 1.352 Butir Boat Ilegal
Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda pada Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Dinas P3A Kabupaten Batu Bara Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan di Kampus Kuning STIT
Yosua Sayori: Tunda Aksi Demonstrasi, Prioritaskan Suksesnya Pesparawi Nasional di Manokwari
DPRD Batu Bara Gelar Rapat Paripurna, Seluruh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Pembentukan Pansus Plasma
DPRD Batu Bara Gelar Reses Tahap II di Desa Sumber Makmur, Dorong Lahan Pintu Tol Jadi Sentra UMKM
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V TW II tahun 2026

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:44 WIB

Berkedok Jual Sembako, Toko di Ciputat Dibongkar Polisi karena Edarkan 1.352 Butir Boat Ilegal

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:27 WIB

Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda pada Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:41 WIB

Dinas P3A Kabupaten Batu Bara Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan di Kampus Kuning STIT

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:47 WIB

Yosua Sayori: Tunda Aksi Demonstrasi, Prioritaskan Suksesnya Pesparawi Nasional di Manokwari

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:46 WIB

DPRD Batu Bara Gelar Rapat Paripurna, Seluruh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Pembentukan Pansus Plasma

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page