Hancurkan Stigma, Lestarikan Tradisi: Lenong Betawi _”Hancurnya Manusia Serakah”_ Gempur Kampung Gunung Jombang

- Penulis

Minggu, 2 November 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TANGERANG SELATAN — Lapangan bulutangkis Kampung Gunung Jombang, Ciputat, Sabtu (1/11/2025) malam, berubah menjadi gedung teater rakyat. Bukan dengungan kok yang bersautan, melainkan gelak tawa, dialog jenaka, dan tepuk tangan riuh ratusan warga yang memecah kesunyian. Sanggar Seni Patok sukses menggelar Roadshow Lenong Betawi bertajuk _”Hancurnya Manusia Serakah”_, membuktikan semangat regenerasi budaya masih kukuh di tengah gempuran globalisasi.

Pukul 20.00 WIB, panggung sederhana di pelataran lapangan itu pun menyala. Yang mencuri perhatian adalah wajah-wajah muda yang mendominasi panggung.

Para pemain seperti Andri, Barok, Agung, Abib, Pandi, Dika, Ibas, Ceok, Wira, Putra, Abi, Puput, Fika, Indah, Jeje, dan Malik. _dengan rata-rata usia 14 tahun ke atas dan masih berstatus pelajar_ membawakan lakon dengan energi yang membara. Dengan percaya diri, mereka memainkan dialog dan lawakan khas Betawi, menghidupkan panggung dari awal hingga akhir.

Baca Juga  Ramadhan Ke 18, Para Tokoh Alim Ulama Tanjungbalai Hadiri Buka Puasa Bersama

Dymas Herlambang, selaku pelatih senior dan pembuat naskah sanggar, di sela-sela acara menegaskan misi besar di balik pentas ini. “Ini adalah ikhtiar nyata kami untuk menarik minat pemuda-pemudi. Di tengah gempuran budaya asing yang masif, kami membangun benteng dengan melestarikan seni budaya kita sendiri. Mereka inilah generasi penerus yang akan menjamin Lenong Betawi tak lekang oleh zaman,” ujarnya penuh semangat.

Kekuatan pertunjukan ini semakin terasa dengan kehadiran Andriyansyah, salah satu pimpinan senior di sanggar, yang turut bermain. Keikutsertaannya bukan hanya memperkaya pementasan, tetapi juga menjadi bukti nyata adanya proses regenerasi dan bimbingan yang berkelanjutan di dalam sanggar.

Antusiasme masyarakat pun luar biasa. Ratusan warga dari berbagai usia memadati area lapangan, duduk lesehan, menyaksikan dengan antusias setiap adegan. Bahkan, ketua organisasi kepemudaan setempat, Rico Adzwar yang tak lain adalah Ketua _Oi Tangerang Selatan_, juga turut hadir dan larut dalam alur cerita.

Baca Juga  Persatuan Wartawan Indonesia PWI NTT Siap Gelar Peringatan HPN 2026

“Ini luar biasa. Menyaksikan langsung energi dan kebanggaan anak-anak muda yang mementaskan Lenong, ini adalah bentuk kecintaan pada tanah air yang paling otentik. Mereka adalah agent of change dalam pelestarian budaya. Perhatian dan dukungan dari semua pihak sangat mereka butuhkan,” tutur Rico usai pertunjukan.

Lakon “Hancurnya Manusia Serakah” yang dipentaskan terasa sangat relevan. Melalui satire dan humor, naskah ini mengkritik tajam perilaku serakah dan eksploitatif yang marak terjadi di zaman modern, mengajak penonton berefleksi tanpa merasa digurui.

Dengan disambut meriah oleh ratusan warga, pentas di lapangan bulutangkis itu telah menjadi pernyataan tegas: seni tradisi tidak akan mati. Di tangan generasi muda Sanggar Seni Patok, Lenong Betawi justru menemukan napas barunya, mengakar kuat di tengah komunitas dan siap menghadapi gempuran zaman.

Baca Juga  Jalan Ciputat dalam Bayang-Bayang Sampah

Penulis : Dhanu

Berita Terkait

Pdt. Vanny F. Lepar: GPdI Papua Barat Dukung Program MBG dengan Pendekatan Holistik dan Kearifan Lokal
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026
Puluhan Tahun Diterjang Air Pasang, Warga Labuhan Ruku Harapkan Solusi
Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira
­Wali Kota Beserta Jajaran Melayat ke Rumah Duka Istri Mantan Wali Kota Tanjung Balai Waris Thalib
Tiga Kecamatan di Tanjung Balai Kompak Gelar Operasi Gabungan Viral isu Narkoba di Mensos
Pulihkan Aktifitas Warga, Wali Kota Medan Tinjau Jembatan Perlintasan Kereta Api di Gang Damai
Waspada! Hujan Deras Petir Angin Kencang Serang Sumut, BMKG Peringatkan 10 Kabupaten

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:29 WIB

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026

Minggu, 19 April 2026 - 17:43 WIB

Puluhan Tahun Diterjang Air Pasang, Warga Labuhan Ruku Harapkan Solusi

Sabtu, 18 April 2026 - 21:07 WIB

Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira

Sabtu, 18 April 2026 - 09:33 WIB

­Wali Kota Beserta Jajaran Melayat ke Rumah Duka Istri Mantan Wali Kota Tanjung Balai Waris Thalib

Jumat, 17 April 2026 - 23:11 WIB

Tiga Kecamatan di Tanjung Balai Kompak Gelar Operasi Gabungan Viral isu Narkoba di Mensos

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page