BATU BARA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menerima audiensi Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara di Ruang Rapat Pimpinan DPRD, Selasa (21/4/2026).
Audiensi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batu Bara, Rodial, dan membahas rencana pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang lembaga adat sebagai upaya memperkuat peran serta eksistensi budaya Melayu di daerah.
Rombongan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara dipimpin oleh Ketua Majelis, Dato Setiawangsa II, didampingi Sekretaris Muhammad Rozali serta sejumlah pengurus lainnya. Dalam pertemuan itu, Majelis menekankan pentingnya payung hukum yang jelas untuk memperkuat posisi lembaga adat sekaligus mencegah terjadinya dualisme kelembagaan di tengah masyarakat.
Dato Setiawangsa II menyampaikan bahwa pembentukan Perda diharapkan dapat menjadi dasar hukum yang kuat bagi Majelis sebagai wadah tunggal zuriat sembilan Kedatukan, yang merupakan cikal bakal berdirinya Kabupaten Batu Bara. Dengan adanya regulasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat melibatkan Majelis secara resmi dalam perumusan kebijakan yang berkaitan dengan adat, budaya, dan kepentingan masyarakat lokal.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua II DPRD Rodial mengapresiasi inisiatif Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara dalam memperkuat peran lembaga adat melalui jalur regulasi. Ia menilai keberadaan lembaga adat sangat penting sebagai mitra strategis DPRD dalam menjembatani aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian nilai-nilai budaya.
“Kami berharap Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara dapat menjadi jembatan yang efektif antara DPRD dan masyarakat, terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal,” ujar Rodial.
Sekretariat DPRD Kabupaten Batu Bara mencatat adanya komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin komunikasi yang konstruktif. Sekretaris Majelis, Muhammad Rozali, juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batu Bara.
Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Sekretaris Raisha Ramadhan, Ketua Laskar Zuriat Muhammad Yusuf, perwakilan Kedatukan Lima Puluh Wan Elfin, perwakilan Datuk Bogak Datuk Zulham, Kabid Hukum Majelis Muhammad Zein, serta jajaran pengurus lainnya.
(red)





















