Pdt. Emma Wanma Soroti Dana Otsus Papua, Usulkan Penyaluran Langsung ke Keluarga OAP

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MANOKWARI, TEMPOTIMUR.COM — Pendeta Emma E.J. Wanma, S.Th menyampaikan perlunya evaluasi terhadap pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua, khususnya terkait pemanfaatan dana otsus yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di tingkat akar rumput.

 

Hal tersebut disampaikan Pdt. Emma saat dikonfirmasi oleh jurnalis TempoTimur.com pada Senin sore (27/4/2026) sekitar pukul 16.41 WIT di Manokwari.

 

Menurutnya, tingkat kemiskinan di Papua masih tergolong tinggi meskipun dana otsus yang dikucurkan pemerintah pusat sangat besar.

 

Oleh karena itu, ia mengusulkan agar mekanisme penyaluran dana otsus dapat dikaji ulang.“Ini pendapat pribadi saya. Bagaimana jika dana otsus diperuntukkan langsung kepada keluarga-keluarga OAP,” ujarnya.

Baca Juga  Warga Jalan Perintis Kemerdekaan Simpang Empat Ucapkan Terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara

 

Ia mencontohkan kebijakan pemerintah di Australia (Aborijin)

(dalam memberikan perhatian kepada masyarakat adat, seperti penyediaan rumah layak huni, kendaraan, serta kebutuhan rumah tangga seperti listrik, gas, dan peralatan lainnya.

 

Menurut Pdt. Emma, jika dana otsus direalisasikan secara langsung kepada masyarakat seperti contoh tersebut, maka kesejahteraan OAP dapat meningkat secara signifikan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

 

Ia juga menyoroti bahwa sebagian besar dana otsus saat ini terserap untuk belanja pegawai, termasuk gaji dan tunjangan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) di enam provinsi di Tanah Papua.

 

“Coba jika dana tersebut lebih difokuskan untuk masyarakat OAP, tentu dampaknya akan lebih dirasakan langsung,” tambahnya.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Zahir Hadiri Kenduri Desa Pematang Kuing

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pandangan tersebut merupakan pendapat pribadi yang disampaikannya sebagai seorang hamba Tuhan yang peduli terhadap kondisi masyarakat Papua.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 4, Bupati Batu Bara Doakan Menjadi Mabrur
Kapolres Batu Bara Hadiri Pemberian Insentif Guru Sekolah Minggu Se-Kabupaten Batu Bara Tahun 2026
PJ Kades Lubuk Cuik Enggan Bagikan Salinan LPJ Desa TA 2025, Warga Nilai Ada Disembunyikan 
2 Hari Pencarian, Bella 12 Tahun Korban Tenggelam Pantai Laksamana Ditemukan Tewas 2 Km dari Lokasi
Plh Walikota Tanjung Balai Hadiri Hafiatul Ikhtitam Angkatan Ke-XIV Siswa/i Kelas VI SDIT Darul Fikri
Plh Wali Kota Pimpin Apel Patroli Gabungan Pintu Masuk Narkoba Darat dan Laut Tanjung Balai
Ranperda Batra Berjaya Jadi Perseroda Mulus, 6 Fraksi DPRD Kompak Dukung ke Pansus
Ronda Malam Pro 3 RRI dan Polri Perkuat Kesadaran Warga Menjaga Keamanan Lingkungan di Fakfak

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:06 WIB

Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 4, Bupati Batu Bara Doakan Menjadi Mabrur

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Batu Bara Hadiri Pemberian Insentif Guru Sekolah Minggu Se-Kabupaten Batu Bara Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:10 WIB

PJ Kades Lubuk Cuik Enggan Bagikan Salinan LPJ Desa TA 2025, Warga Nilai Ada Disembunyikan 

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:17 WIB

2 Hari Pencarian, Bella 12 Tahun Korban Tenggelam Pantai Laksamana Ditemukan Tewas 2 Km dari Lokasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:51 WIB

Plh Walikota Tanjung Balai Hadiri Hafiatul Ikhtitam Angkatan Ke-XIV Siswa/i Kelas VI SDIT Darul Fikri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page