Menteri Maruarar Sirait Dorong KUR Perumahan untuk Perluas Akses Hunian di Papua

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SORONG  — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, mendorong penguatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan guna memperluas akses hunian layak sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di Tanah Papua.

Hal tersebut disampaikan Maruarar saat menghadiri kegiatan kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Gedung Lamberth Jitmau, Sorong, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, sektor perumahan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas, mulai dari sektor konstruksi, bahan bangunan hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Perumahan bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang besar.

Dari sektor konstruksi, bahan bangunan hingga UMKM, semua bergerak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KUR Perumahan diharapkan menjadi solusi pembiayaan rumah yang mudah diakses masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat.

Baca Juga  287 Perusahaan Tambang di Jawa Tengah di Bidik Kejaksaan, 14 Dari Magelang

Maruarar juga mengapresiasi dukungan Bank Rakyat Indonesia yang telah menyalurkan sekitar Rp7,8 triliun dari total kuota nasional KUR Perumahan sebesar Rp8 triliun.

Sementara itu, realisasi KUR Perumahan di enam provinsi di Tanah Papua tercatat mencapai Rp258,9 miliar.

Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pelaku usaha agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Program KUR Perumahan ditargetkan mampu mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di wilayah Papua.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada
BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak
Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi
Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 
Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”
GREAT Institute: Permintaan Presiden Lee untuk Damaikan Korea Pengakuan Reputasi Prabowo di Panggung Global
Dua Hakim Penerima Suap Tetap Terima Pensiun, KY Ungkap Hasil Sidang Delapan Hakim di MKH

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:27 WIB

BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page