Kaperwil TempoTimur.com Sampaikan Salam Natal 2025 dan Doa Pemulihan bagi Korban Longsor di Sumatera dan Aceh

- Penulis

Kamis, 25 Desember 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Papua Barat — Kepala Perwakilan (Kaperwil) Tempo.Timur.com, A. Rahakbauw, Kelanit, menyampaikan salam Natal 2025 dan doa di Tahun Baru 2026 kepada saudara-saudara yang saat ini masih berada di tenda-tenda pengungsian akibat bencana longsor di wilayah Sumatera dan Aceh.

Dalam pesannya, A. Rahakbauw menyampaikan keprihatinan mendalam atas penderitaan yang dialami para korban bencana.

Ia berharap agar di Tahun Baru 2026, seluruh pengungsi dapat kembali hidup normal seperti sediakala, serta memperoleh pemulihan yang menyeluruh, baik secara fisik maupun batin.

Ia juga mengajak pemerintah yang sedang berkuasa untuk membuka mata dan hati, serta memberikan perhatian serius dan bantuan nyata kepada masyarakat yang terdampak longsor, khususnya mereka yang masih tinggal di pengungsian.

Baca Juga  Di Malang Agus Flores Temu Ramah dengan Irjen Pol.(Purn) Rachmad Fudail

“Kiranya damai Natal dan pengharapan Tahun Baru menyertai saudara-saudaraku yang sedang menghadapi masa sulit. Semoga Tuhan memberikan kekuatan, penghiburan, dan jalan pemulihan,” ujar A. Rahakbauw.

Pesan damai tersebut disampaikan dari Papua Barat pada Kamis pagi, 25 Desember 2025, sekitar pukul 07.55 WIT, sebagai wujud solidaritas dan kasih Natal kepada seluruh korban bencana.

Salam hormat, salam damai Natal dan Tahun Baru disampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Tuhan memberkati kita semua.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

“Jurnalisme dan Nurani: Menulis dengan Hati, Bukan Ego”
Dari Gosip ke Gagasan: Tiga Tingkatan Berpikir yang Menentukan Kualitas Bangsa
“Membunuh Korupsi di Dalam Diri”
Di Pelataran Senja, Seorang Pelayan Menanti Fajar Paskah
Bertahan Sampai Habis: Kisah Sunyi yang Tidak Pernah Diceritakan
Pangan Berdaulat
Syawal: Ketika Hati Pulang ke Cahaya
Ketika Tuhan Memanggil Kembali Hati Para Penatua dan Majelis

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:22 WIB

“Jurnalisme dan Nurani: Menulis dengan Hati, Bukan Ego”

Selasa, 14 April 2026 - 09:27 WIB

Dari Gosip ke Gagasan: Tiga Tingkatan Berpikir yang Menentukan Kualitas Bangsa

Sabtu, 11 April 2026 - 11:01 WIB

“Membunuh Korupsi di Dalam Diri”

Sabtu, 4 April 2026 - 16:36 WIB

Di Pelataran Senja, Seorang Pelayan Menanti Fajar Paskah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:42 WIB

Bertahan Sampai Habis: Kisah Sunyi yang Tidak Pernah Diceritakan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page