Sentil Kasus Silmy Karim, Menteri Agus Andrianto Ingatkan Jajaran: Yang Masih Belum Sadar, Bangun Dari Tidur! 

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

JAKARTA — Mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim terjerat kasus gratifikasi dan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkait hal itu, Menteri Imipas Jenderal Pol. (Purn) Drs. Agus Andrianto S.H., M.H., ternyata sudah menyampaikan peringatan keras kepada jajarannya yang nekat melakukan pelanggaran hukum sejak sebulan lalu.

Menteri Agus kerap mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk bersih-bersih dan berbenah dalam setiap pidato. Namun, pada rapat analisis dan evaluasi (anev) awal Mei lalu, arahan tersebut disampaikan dengan penekanan dan ancaman pidana yang lebih tegas.

“Saya ingatkan, ini institusi punya kalian loh. Dan siapa lagi yang mau menjaga? Dan saya sampaikan, saya tidak ragu-ragu mempidanakan rekan-rekan yang memang masih nekat melakukan itu,” tegas Menteri Agus seperti dilihat dalam akun Instagram resminya, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga  Kepala Lapas Kelas llA Labuhan Ruku Tepis  Isu Kendaraan Masuk Bawa Perempuan Dini Hari

Menteri Agus Andrianto menyampaikan terima kasih kepada jajaran yang sudah berusaha berbenah alias memberikan pelayanan terbaik dan menjalankan program-program Kementerian Imipas, juga kegiatan-kegiatan yang mendukung terwujudnya Asta Cita. Di sisi lain, ia kembali memberi peringatan keras bagi oknum yang perilakunya bertentangan dengan prinsip PRIMA.

PRIMA merupakan nilai-nilai utama atau kiblat kerja yang dicanangkan oleh Menteri Agus Andrianto. Nilai tersebut merupakan singkatan dari profesional, responsif, integritas, modern, dan akuntabel.

“Kepada teman-teman yang sudah berusaha baik, saya ucapkan terima kasih. Yang masih belum sadar, bangun, bangun dari tidur! Jangan nanti kamu kaget bangun-bangun masuk penjara kamu,” ujar Menteri Agus Andrianto.

Pada bagian akhir video, Menteri Agus Andrianto menguatkan jajarannya untuk tetap bertahan menjaga nilai inti PRIMA tersebut. Ia meminta seluruh jajaran untuk mampu beradaptasi dalam kondisi apa pun.

Baca Juga  Aliz R dan Keluarga berserta Direksi PT Anoa Bumi Makmur mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri!

“Dalam kondisi apa pun, keterbatasan yang kita hadapi, kita harus mampu survive dan mampu bertahan. Mampu bertahan dan bisa beradaptasi dengan perkembangan dinamika situasi yang terjadi,” pungkasnya.

(red)

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG
Sembilan Menjadi Satu: Marwah Melayu Batu Bara Ditegakkan di Bibir Pantai Timur Sumatera
Papua Barat Resmi Mulai Persiapan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026
Presiden Prabowo Tiba di Paris untuk Kunjungan Kenegaraan, Perkuat Hubungan Strategis Indonesia–Prancis
Hubungan Batu Bara-Malaysia: Lebih Dari Kerja Sama, Ini Ikatan Persaudaraan Serumpun
Tim Media Center Bahagia-Saza Salurkan Bantuan kepada Warga Sakit dan Pengrajin Atap
Ketum PW-FRN Tegaskan Penegak Hukum Harus Fokus Berantas Bandar Narkoba
Jemaah Haji Fakfak Kloter 25 Papua Barat Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:54 WIB

Sentil Kasus Silmy Karim, Menteri Agus Andrianto Ingatkan Jajaran: Yang Masih Belum Sadar, Bangun Dari Tidur! 

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:40 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:50 WIB

Sembilan Menjadi Satu: Marwah Melayu Batu Bara Ditegakkan di Bibir Pantai Timur Sumatera

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:34 WIB

Papua Barat Resmi Mulai Persiapan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:36 WIB

Presiden Prabowo Tiba di Paris untuk Kunjungan Kenegaraan, Perkuat Hubungan Strategis Indonesia–Prancis

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page