Teduhnya Penantian di Bawah Langit Malam

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Penulis / Editor : Amatus.Rahakbauw K

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Refleksi Iman dari Yakobus 5:7-12 tentang Kesabaran Menantikan Kedatangan Tuhan

Malam itu langit tampak begitu cerah. Bintang-bintang bertaburan menghiasi cakrawala, sementara angin malam berhembus perlahan melewati pepohonan yang berdiri tenang. Suara dedaunan yang bergesekan menghadirkan irama alam yang damai dan meneduhkan hati.

Dalam suasana malam yang hangat dan penuh ketenangan itu, Rina mengajak sesama umat Kristen untuk merenungkan arti kesabaran dalam menantikan janji Tuhan.

Pada Sabtu, 16 Mei 2026, Rina menyampaikan refleksi firman Tuhan yang diambil dari Alkitab dengan tema “Kesabaran dalam Penantian.”

Dalam renungannya, Rina mengutip firman Tuhan yang tertulis dalam Yakobus 5:7:

Baca Juga  Kalau Bisa Buat Policelines Terpanjang Di Indonesia Untuk Tutup Tambang Ilegal Di Kalimantan

“Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.”

Menurut Rina, kehidupan manusia di zaman sekarang sering dipenuhi keinginan untuk memperoleh segala sesuatu secara cepat. Kesabaran perlahan menjadi hal yang sulit dipertahankan.

Padahal, kesabaran adalah bagian dari buah Roh yang harus terus bertumbuh dalam kehidupan orang percaya.

Yakobus menggambarkan seorang petani yang dengan tekun menanti hasil panennya. Ia tidak hanya menunggu, tetapi bekerja dengan penuh kesetiaan — mengolah tanah, menanam benih, menyiram, dan merawatnya hingga tiba musim panen.

Demikian pula kehidupan iman manusia. Menantikan kedatangan Tuhan bukan berarti hanya berdiam diri, melainkan tetap hidup dalam kasih, setia dalam doa, tekun dalam pekerjaan baik, serta menjaga hubungan yang damai dengan sesama.

Baca Juga  Tangsel Beraroma 'Harum': Ketika Sampah Jadi 'Atraksi' Utama

Rina menegaskan bahwa orang percaya dipanggil untuk tetap teguh hati di tengah berbagai tantangan hidup. Tidak mudah bersungut-sungut, tidak saling menyalahkan, dan tetap percaya bahwa Tuhan bekerja pada waktu-Nya yang indah.

“Kesabaran mengajarkan manusia untuk percaya bahwa tidak ada doa yang sia-sia dan tidak ada air mata yang luput dari perhatian Tuhan,” ungkapnya.

Di tengah semilir angin malam dan suara alam yang begitu bersahabat, manusia seakan diingatkan bahwa Tuhan selalu hadir dalam setiap musim kehidupan.

Seperti bulan yang tetap bersinar di balik gelapnya malam, demikian pula kasih Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya.

Kesabaran bukanlah tanda kelemahan, melainkan cermin dari iman yang kuat dan hati yang percaya penuh kepada Allah. Sebab mereka yang setia menanti Tuhan akan memperoleh kekuatan baru dan melihat penggenapan janji-Nya pada waktu yang tepat.

Baca Juga  Fokus Dulu Kerja, Live Nanti di Rumah

Refleksi Iman.

“Sabar bukanlah tanda kelemahan, tetapi tanda kepercayaan yang mendalam kepada Allah. Sebab dalam penantian, Tuhan sedang membentuk hati yang setia.”

Berita Terkait

Jurnalis dan Nurani Kebenaran: Saat Pena Menjadi Cahaya Peradaban
Senja yang Pergi, Bulan yang Menemani
Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi
Raden Mas Agus Rugiarto SH, Sosok Aktivis, Advokat, dan Organisasi yang Memilih Tetap Mengabdi di Tengah Masyarakat
Antara Perjuangan dan Sebatas Pelengkap Kepentingan
Mengurai Problem Loyalitas di Pemerintahan Batu Bara 
Kesombongan Seorang Jurnalis: Ketika Ego Membunuh Kebenaran
Pulau Pandang dan Segenggam Kekuasaan 

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:44 WIB

Jurnalis dan Nurani Kebenaran: Saat Pena Menjadi Cahaya Peradaban

Senin, 13 Juli 2026 - 18:36 WIB

Senja yang Pergi, Bulan yang Menemani

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:41 WIB

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:48 WIB

Raden Mas Agus Rugiarto SH, Sosok Aktivis, Advokat, dan Organisasi yang Memilih Tetap Mengabdi di Tengah Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 13:07 WIB

Antara Perjuangan dan Sebatas Pelengkap Kepentingan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page