Batu Bara | Tempotimur.com – Desa Indrayanan Kecamatan Talawi diterpa isu miring adanya dugaan penyalahgunaan dana Karang Taruna oleh Oknum Kepala Desa setempat, hal ini menjadi sorotan dari beberapa kelompok masyarakat dan awak Media, Minggu (7/1/2024).
Dikutip dari sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dana yang seharusnya dialokasikan untuk program pemuda dan pembangunan Desa diduga telah digunakan secara tidak transparan. Dalam konteks ini, laporan masyarakat menjadi kunci untuk mengungkap ketidakjelasan dalam pengelolaan dana tersebut.
Persatuan media yang tergabung dalam Pers Lintas Desa (PLD) turut menyoroti isu ini, menekankan pentingnya transparansi dalam administrasi keuangan Desa Indra Yaman. Wawancara mendalam dilakukan oleh awak media dengan Tim Ahli Pers Lintas Desa M. Jami Nasution, S.T, yang memberikan pandangan ahli terkait dampak potensial dari dugaan penyalahgunaan dana tersebut.
Pemerintah daerah, melalui pernyataan resmi, menyatakan komitmennya untuk mengawasi dan memastikan proses penyelidikan berjalan dengan adil dan akuntabel. Pernyataan ini menciptakan perbincangan hangat di tingkat lokal, di mana masyarakat dengan cemas menantikan hasil penyelidikan lebih lanjut.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait tata kelola keuangan desa dan membangkitkan kebutuhan akan transparansi yang lebih besar dalam penyaluran dana publik.
Keprihatinan masyarakat semakin mendalam, menciptakan tekanan bagi pemerintah desa untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan yang memadai atas tuduhan ini.
Pantauan media terus intensif, dan seluruh mata diarahkan ke Desa Indra Yaman, di mana nasib dana Karang Taruna dan integritas administrasi desa kini menjadi fokus perhatian.
Kemudian saat di konfirmasi awak Media kepada anggota BPD, dirinya mengaku sudah berkoordinasi dengan Ketua Karang Taruna Desa Indrayaman yang juga anak Kandung Kepala Desa, dirinya mengaku sebagian dana sudah di alokasikan untuk pembelian baju untuk anggota.
Saat di tanya berapa dana yang di alokasikan untuk pembelian baju Ketua Karang Taruna ini bungkam. Di ketahui ada sekitar 20 anggota Karang Taruna di Desa Indrayaman, sebagian sudah menerima baju, sebut Ketua Karang Taruna melalui Anggota BPD.
Selanjutnya salah satu anggota Karang Taruna YF mengaku sudah menerima baju namun hingga saat belum ada menerima intensif, terangnya melalui anggota BPD Desa Indrayaman.
Hingga berita ini ditayangkan Kepala Desa Indrayaman belum dapat di Konfirmasi.
Penulis : Red/Tim





















