Cegah Radikalisme, Satgaswil Papua Barat dan Kesbangpol PBD Perkuat Sinergi Strategis

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Sorong, TempoTimur.com — Satuan Tugas Wilayah (SATGASWIL) Papua Barat terus memperkuat benteng pertahanan wilayah dari ancaman ideologi menyimpang. Langkah ini ditegaskan melalui audiensi dan koordinasi strategis yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Papua Barat, Kombes Pol. Gede Suardana, S.Pd., M.M., bersama Plt. Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya, Drs. George Japsenang, M.Si., di Kota Sorong, Kamis (23/4/2026).

Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan langkah preventif kolektif dalam menangkal penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme (IRET) di wilayah Provinsi Papua Barat Daya.

Kombes Pol. Gede Suardana menekankan bahwa deteksi dini terhadap dinamika situasi di lapangan tidak dapat dilakukan secara sektoral. Menurutnya, komunikasi lintas instansi adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Baca Juga  YLKI: Empat Dekade Mengawal Hak Konsumen Indonesia, Kader Terlama dari Sulawesi

“Sinergitas antar-instansi pemerintah sangat krusial. Kita perlu memastikan adanya sistem deteksi dini yang kuat agar paham IRET tidak mendapatkan ruang sedikit pun untuk berkembang di tengah masyarakat Papua Barat Daya,” tegas Kombes Pol. Gede Suardana.

Selain aspek pengawasan teknis, audiensi ini juga menyoroti peran strategis Kesbangpol dalam membina wawasan kebangsaan. Penguatan ideologi Pancasila, terutama bagi generasi muda, disepakati sebagai fondasi utama dalam membentengi masyarakat dari infiltrasi paham radikal yang kerap memanfaatkan celah kurangnya pemahaman ideologi negara.

Sebagai langkah nyata, kedua pihak sepakat untuk:

Meningkatkan frekuensi pertukaran informasi strategis terkait potensi gangguan keamanan.

Menggelar sosialisasi bersama secara berkelanjutan mengenai bahaya radikalisme.

Melakukan pemetaan wilayah rawan secara lebih detail dan terpadu.

Melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda sebagai mitra aktif dalam menjaga kondusivitas daerah.

Melalui kolaborasi intensif ini, diharapkan ketahanan nasional di tingkat lokal semakin kokoh. Upaya ini menjadi komitmen bersama untuk memastikan Provinsi Papua Barat Daya tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan bersih dari segala bentuk ancaman ideologi menyimpang.

Baca Juga  Bupati Zahir Sambut Tim Safari Ramadhan Pangdam I BB

(red)

Berita Terkait

Kuota Haji Fakfak 2026 Jadi 17 Jemaah, Penyesuaian Regulasi dan Sistem Waiting List
MBG di Lingkungan lll Kelurahan Labuhan Ruku Dinilai Tak Membawa Manfaat bagi Warga Sekitar
Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Desa Nanasiam, Pelaku Melarikan Diri
Polsek Talawi Respon Cepat Laporan Tawuran, Polisi Edukasi Puluhan Pemuda di Tanjung Tiram
INALUM Gelar Kompetisi Jurnalistik InJournal Chapter 1 untuk Jurnalis Sumatera Utara
Implementasi Program Satu Sekolah Satu Produk di NTT dorong Kewirausahaan Siswa
Satres Narkoba Polres Batu Bara dan GANN Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Pelajar
FIFA Tetapkan 52 Wasit Utama untuk Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:48 WIB

Cegah Radikalisme, Satgaswil Papua Barat dan Kesbangpol PBD Perkuat Sinergi Strategis

Selasa, 21 April 2026 - 15:44 WIB

Kuota Haji Fakfak 2026 Jadi 17 Jemaah, Penyesuaian Regulasi dan Sistem Waiting List

Senin, 20 April 2026 - 17:31 WIB

MBG di Lingkungan lll Kelurahan Labuhan Ruku Dinilai Tak Membawa Manfaat bagi Warga Sekitar

Senin, 20 April 2026 - 15:00 WIB

Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Desa Nanasiam, Pelaku Melarikan Diri

Minggu, 19 April 2026 - 14:21 WIB

Polsek Talawi Respon Cepat Laporan Tawuran, Polisi Edukasi Puluhan Pemuda di Tanjung Tiram

Berita Terbaru

Nasional

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Copot Dua Dirjen Kemenkeu

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:55 WIB

You cannot copy content of this page