Jakarta — Pentingnya hal negatif dirahasiakan, karena Hukum Dunia dan Hukum akherat jauh berbeda. Didunia ada orang yang salah di benarkan karena nilai yang tinggi.
Salahsatu contoh dalam hal suap menyuap, sogok menyogok dikalangan Pejabat yang selalu lepas dari jeratan hukum.
Sementara di akhirat jika salah, hakim tegak lurus pada ketentuan kebenaran yang hakiki, diakhirat tidak ada sogok menyogok, jika terjadi kita pasti ditendang ke Neraka, ujar Agus Flores usai mengikuti Zikir bersama Jamaah Syekh Abudul Qodir Jaelani, di Mesjid Istiqlal Jakarta Pusat , Sabtu (31/8)
Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN) Counter Polri, R.Mas MH Agus Rugiarto SH atau Agus Flores yang juga seorang Pengacara itu mengatakan penting juga kita sebagai insan berada di titik Nadih Ma’rifat, agar memahami nilai kepribadian manusia, tambah Jamaah Jamaah Syekh Abudul Qodir Jaelani yang pernah di Beat di Zikir Al Qodariah Jaelani- Alhulsunah Waljamaah itu.
Menurut Agus Pemahaman Thariqat, Ma’arifat dipahami dalam wujud mencintai Allah, ada kadar tidak dipahami manusia, tentang nilai syukur yang jika syukur itu dicabut, sia sialah hidup kita,” tambahnya.
Agus menjelaskan pula Ma’arifat arti kehidupan alam, Dunia, yang penuh Petunjuk Allah adalah Al Qur’an dan Al Hadist. Historis sejarah wajib di jalankan, karena kita hidup dari Rahim sejarah ciptaan Tuhan.
” Kalau orang Ma ‘arifat, sudah memahami sifat manusia, bisa dipastikan selalu tersenyum , untuk menjaga Fitnah dan Stabilitas Hukum dan Kamtibmas.” ujarnya.
( * )























