Harga Beras Melambung Daerah Lumbung Padi, Angelia Wenas Desak Pemerintah Bantu Petani dan Perbaiki Irigasi

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manado – Kenaikan harga beras yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir dikeluhkan warga Sulawesi Utara, termasuk masyarakat di wilayah lumbung padi seperti Bolaang Mongondow Raya (Bolmong Raya). Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Partai Demokrat, Angelia Regina Wenas, SE, menyoroti serius kondisi ini dalam rapat dengar pendapat Komisi II DPRD Sulut bersama sejumlah SKPD terkait, seperti Dinas Pertanian, Dinas Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Bulog.

Menurut Angelia, produksi beras lokal yang menurun menjadi salah satu penyebab utama kenaikan harga. Berdasarkan penelusurannya ke beberapa pelaku usaha beras, ia menemukan bahwa pengusaha terpaksa mendatangkan beras dari luar daerah seperti Palu dan Makassar, yang berdampak pada meningkatnya biaya transportasi dan harga jual beras.

Baca Juga  Upacara Penurunan Bendera Di Pimpin Langsung Oleh walikota Tanjungbalai

“Saya sudah bertanya kepada teman saya yang juga pengusaha beras, mereka bilang produksi lokal menurun karena banyak faktor. Akhirnya harus beli dari luar daerah,” ungkap Angelia yang merupakan wakil rakyat dari Dapil Bolmong Raya, Selasa (16/7/2025).

Lebih lanjut, Angelia menyebutkan bahwa harga beras premium di wilayah Kotamobagu yang biasanya berkisar Rp700 ribu per karung (50 kg), kini melonjak hingga lebih dari Rp1 juta. Kenaikan ini sangat membebani masyarakat Bolmong yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan.

“Di Bolmong Raya ini banyak petani dan nelayan. Kalau mereka tidak dapat ikan atau gagal panen, mereka mau beli beras pakai apa? Anak-anak butuh gizi, masa cuma makan pisang dan ubi?” ujar Wakil Ketua DPD GAMKI Sulut itu dengan nada prihatin.

Baca Juga  KAPOLRES ASAHAN AKBP AFDHAL PIMPIN LATIHAN PRA OPERASI MANTAP PRAJA TOBA 2024

Angelia meminta agar Dinas Pertanian Provinsi Sulut lebih aktif dalam membantu petani, baik melalui penyediaan bibit unggul, pupuk gratis, hingga perbaikan infrastruktur pertanian seperti saluran irigasi.

“Kami menerima banyak keluhan dari petani tentang sulitnya mendapatkan pupuk. Irigasi juga banyak yang rusak. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Pihak Dinas Pertanian yang hadir dalam rapat tersebut mengakui bahwa banyak irigasi mengalami kerusakan. Namun, mereka menyatakan sudah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk penanganan. Untuk bantuan bibit dan pupuk, masyarakat diminta menyampaikan proposal karena bantuan akan disalurkan sesuai mekanisme. Sementara itu, pupuk subsidi diakui masih tersedia dengan serapan baru mencapai 16 persen.

Baca Juga  Kenal Pamit Dandim 1013/Muara Teweh di GPU

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Wapres Gibran Tinjau Karhutla di Kalteng, Temui Keluarga Petugas yang Gugur
Bupati Heriyus Buka PKKMB Akbid Murung Raya, Dorong Mahasiswa Berkarakter
Pemkab dan Polres Murung Raya Perkuat Sinergi, Jamin Keamanan Masyarakat
Antisipasi Kemarau, Pemkab Murung Raya Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan
Diduga PT Padasa Enam Utama Serobot Tanah Warga
Kapolres Murung Raya Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla Di Kecamatan Permata Intan
Rahmanto Muhidin Beri Semangat Kader PMII Kobar Jadi Motor Penggerak Perubahan
Kemendagri Tegaskan Tak Ada Rencana Ubah Definisi Orang Asli Papua

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:20 WIB

Wapres Gibran Tinjau Karhutla di Kalteng, Temui Keluarga Petugas yang Gugur

Selasa, 15 September 2026 - 01:33 WIB

Bupati Heriyus Buka PKKMB Akbid Murung Raya, Dorong Mahasiswa Berkarakter

Selasa, 15 September 2026 - 00:29 WIB

Pemkab dan Polres Murung Raya Perkuat Sinergi, Jamin Keamanan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Antisipasi Kemarau, Pemkab Murung Raya Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan

Senin, 14 September 2026 - 22:07 WIB

Diduga PT Padasa Enam Utama Serobot Tanah Warga

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page