Di Usia 35, Wijnaldum Belum Selesai: Memburu Mimpi Terakhir ke Piala Dunia

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

JAKARTA, TEMPOTIMUR.COM — Waktu boleh berjalan, usia boleh bertambah, tetapi semangat Georginio Wijnaldum belum juga meredup. Di usia 35 tahun, saat banyak pemain mulai menepi, gelandang asal Belanda ini justru masih menatap satu panggung terbesar sepak bola dunia di Piala Dunia 2026.

Sabtu siang, 25 April 2026, di hadapan awak media, Wijnaldum berbicara dengan nada tegas namun penuh keyakinan. Tidak ada keraguan dalam kalimatnya.

“Tentu saja saya ingin ke Piala Dunia. Saya akan melakukan segala upaya untuk mendapatkan kesempatan itu.”

Kalimat itu bukan sekadar ambisi kosong. Di Arab Saudi, bersama Al-Ettifaq, Wijnaldum sedang menulis bab baru dalam kariernya—dan melakukannya dengan cara yang sulit diabaikan. Dari 29 pertandingan, ia telah mengoleksi 15 gol dan 6 assist.

Baca Juga  Bapenda Batu Bara Meriahkan Turnamen Mini Soccer Bahagia Cup I 2025

Angka yang bukan hanya impresif, tetapi juga menjadi pesan: ia masih layak diperhitungkan.

Perjalanan Wijnaldum musim ini juga bukan tanpa perubahan. Saat dilatih Steven Gerrard, ia sempat bermain lebih dalam, mengawal lini pertahanan. Namun seiring waktu, perannya bergeser kembali ke posisi yang ia kenal—gelandang dinamis yang bebas bergerak dan berkontribusi di lini serang.

Di situlah, Wijnaldum menemukan dirinya kembali.“Sekarang saya bermain di posisi yang saya inginkan dan dalam kondisi prima,” ujarnya.

Lebih dari sekadar statistik, Wijnaldum membawa sesuatu yang tidak bisa diukur dengan angka: pengalaman. Ia pernah merasakan atmosfer Piala Dunia 2014, memahami tekanan, dan tahu bagaimana menjaga keseimbangan tim di momen-momen krusial.

Baca Juga  Lama Mengapung, Kotas MX Gelar Bondowoso Syari'ah Adventure

Baginya, sepak bola bukan hanya tentang energi muda, tetapi juga tentang kepemimpinan.“Anda membutuhkan pemain yang bisa memimpin dan juga yang bisa mendukung.”

Namun, perjalanan menuju tim nasional tidak selalu lurus. Keputusannya bermain di Saudi Pro League sempat memunculkan keraguan dari sebagian pihak. Ada anggapan bahwa kariernya telah memasuki fase penurunan.

Wijnaldum tidak menepis penilaian itu—ia menantangnya.“Dengan segala hormat, Saudi Pro League lebih kuat daripada Eredivisie. Jika pemain di Eredivisie punya statistik seperti saya, apakah tidak akan masuk radar timnas?”

Sebuah pernyataan yang mencerminkan keyakinan, sekaligus sedikit kegelisahan. Ia sadar, untuk tetap dilirik, ia harus bekerja lebih keras, membuktikan lebih banyak.

Baca Juga  Kabupaten Batu Bara Jadi Tuan Rumah Kejurnas FOSSBI U-16

Dan sejauh ini, ia melakukannya.

Dengan 96 caps bersama tim nasional Belanda, serta kontribusi 28 gol dan 9 assist, Wijnaldum bukan nama asing dalam sejarah Oranje. Ia adalah bagian dari generasi yang pernah membawa harapan besar, dan kini, mungkin, sedang berusaha menutup perjalanan dengan satu penampilan terakhir di panggung dunia.

Piala Dunia 2026 mungkin akan menjadi garis akhir. Atau justru, puncak terakhir.

Bagi Wijnaldum, ini bukan sekadar turnamen.Ini adalah mimpi yang belum selesai.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Koeman Evaluasi Permainan Belanda Jelang Hadapi Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026
Belanda Tantang Maroko di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Van Dijk Waspadai Singa Atlas
Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Polres Tanjung Balai Dekatkan Diri dengan Warga 
Taklukkan Tim Orang Tua 3-0, Pioneer Rebut Gelar Juara E-Sport Kapolres Fakfak
MAVI Korwil Sumut Bubarkan Panitia Kejuaraan Bola Voli U-15 Sumut 2026
Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Fakfak Gelar Turnamen Badminton Tingkatkan Kebugaran dan Soliditas
Turnamen Badminton Meriahkan Rangkaian HUT Bhayangkara ke-80 di Fakfak
Semarak Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Batu Bara Gelar Turnamen Tenis Meja Antar Satker dan Polsek Jajaran

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:00 WIB

Koeman Evaluasi Permainan Belanda Jelang Hadapi Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:56 WIB

Belanda Tantang Maroko di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Van Dijk Waspadai Singa Atlas

Senin, 22 Juni 2026 - 10:59 WIB

Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Polres Tanjung Balai Dekatkan Diri dengan Warga 

Senin, 22 Juni 2026 - 10:16 WIB

Taklukkan Tim Orang Tua 3-0, Pioneer Rebut Gelar Juara E-Sport Kapolres Fakfak

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:30 WIB

MAVI Korwil Sumut Bubarkan Panitia Kejuaraan Bola Voli U-15 Sumut 2026

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page