Arus TKI Ilegal di Silo Laut Asahan Semangkin Marak Jelang Lebaran

- Penulis

Kamis, 13 Maret 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Foto : Camat Silo Laut Romadhonsyah Sinaga .SH .minta Presiden Prabowo Tertibkan TKI Ilegal Di Silo Baru.

 

Asahan — Sudah berulang kali pihak Pemerintahan Kecamatan Silo Laut bersama pihak Imigrasi mendata dan merazia lokasi jalur jalur pelabuhan tikus di Desa Silo Baru dan sekitarnya hingga ke perbatasan Kabupaten Batu Bara yang diduga sebagai Aktifitas penyimpanan dan penyaluran Tenaga Kerja Migran Indonesia (TKI ) .

Pemerintah Kecamatan tidak sanggup menangani maraknya TKI dari Malaysia baik hari biasa dan jelang Lebaran jika tidak didukung pihak APH TNI-Polri dan pihak pemerintah Provinsi dan Pusat ,sebab situasi di Desa Silo Baru ini sudah hampir tak bisa diatasi ,bila kami datang ke Desa Silo Baru para Tekong mengaku tidak menyimpan TKI ,namun setelah kami pulang Informasi diterima dari masyarakat para Tekong di Desa Silo Baru kembali bawa TKI” demikian dikatakan Camat Silo Laut Romadansyah Sinaga SH saat di konfirmasi sejumlah awak media Kamis (13/3/2025).

Baca Juga  PLN Fakfak Sosialisasikan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Melalui Aplikasi PLN Mobile

Sementara itu Kapolsek Air Joman saat berbincang pada awak media mengaku telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan .

Selain itu, MGL  diperkirakan berumur (50) tahun pada tanggal 10,11,12 dan 13 Maret 2025 warga Silo Baru kepada wartawan melalui pesan Watshapnya mengatakan sekira seratusan orang TKI Pekerja Migran dari Malaysia diduga masuk ke Desa Silo Baru hampir dua hari sekali melalui para Tekong kapal ,selain orang sejumlah barang seperti buah buahan dari Malaysia juga masuk ke Desa Silo Baru ,” kita pun heran kenapa hal ini bisa terjadi ,padahal ada Polisi TNI dan pemerintahan di Kecamatan Silo Baru “kata warga .

Warga juga mengatakan dua hari lalu Truk Kontainer diduga membawa buah mangga dari Malaysia masuk ke Pelabuhan di Desa Silo Baru .

Baca Juga  Pemkab Murung Raya dirikan Dapur Umum di Empat Desa Wilayah Kecamatan Murung

Sementara itu warga juga meminta pemerintah Pusat dan Presiden Prabowo tertibkan Jalur Slat Malaka yang diduga Menjadi Sarang Kejahatan Laut terutama Ilegal Mining (Perdagangan Manusia).(Tim)

Berita Terkait

Bupati Heriyus Lepas 73 Calon Jemaah Haji Murung Raya 2026
Siap Tidak Siap, Kita Harus Siap!” Seruan Tegas dari Mimbar GPdI Bethesda Fakfak
Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara Polisi Amankan Satu Tersangka dan Sejumlah Barang Bukti
Bebie: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Harus Jadi Prioritas Utama APBD Murung Raya
DPRD Murung Raya Sahkan Ranperda Kelompok Tani, Bebie Dorong Sosialisasi dan Perluasan Program
KONI Papua Barat Terkendala Anggaran, Raker dan Musprov 2026 Terancam Molor
Gubernur, Kapolda Sumsel Setuju Melegalkan Sumur Minyak, Agus Flores ; Jangan Lupa KKS dan PCS
DPRD Murung Raya Sahkan Raperda Pengelolaan Kelompok Tani dalam Rapat Paripurna

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Bupati Heriyus Lepas 73 Calon Jemaah Haji Murung Raya 2026

Minggu, 26 April 2026 - 08:58 WIB

Siap Tidak Siap, Kita Harus Siap!” Seruan Tegas dari Mimbar GPdI Bethesda Fakfak

Sabtu, 25 April 2026 - 21:47 WIB

Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara Polisi Amankan Satu Tersangka dan Sejumlah Barang Bukti

Sabtu, 25 April 2026 - 18:01 WIB

Bebie: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Harus Jadi Prioritas Utama APBD Murung Raya

Sabtu, 25 April 2026 - 17:52 WIB

DPRD Murung Raya Sahkan Ranperda Kelompok Tani, Bebie Dorong Sosialisasi dan Perluasan Program

Berita Terbaru

Opini

Pasar Remu Punya Cerita: Bersama “Bakit Air Surga”

Minggu, 26 Apr 2026 - 16:39 WIB

You cannot copy content of this page