Luruskan Isu di Medsos, Bupati Murung Raya: Kelangkaan BBM Pertalite Bukan Karena Pendulang Emas

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, Tempotimur.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Murung Raya. Ia menegaskan, informasi yang menyebut kelangkaan disebabkan oleh aktivitas pendulang emas yang menggunakan alat berat adalah tidak benar.

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Heriyus di Puruk Cahu, Jumat (18/9/2026), untuk mengoreksi pemahaman keliru yang berkembang di tengah masyarakat.

“Informasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan langsung kegiatan pertambangan emas rakyat sebagai penyebab utama menipisnya hingga habisnya stok Pertalite di sejumlah titik penyalur, dinilai menyesatkan dan berpotensi menimbulkan kegelisahan serta kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujar Heriyus.

Bupati menjelaskan, pernyataan yang pernah ia sampaikan sebelumnya bukan menyasar kegiatan pendulang emas, melainkan praktik penyaluran BBM yang tidak sesuai aturan.

“Apa yang saya sampaikan sebelumnya mengarah pada praktik penyaluran BBM yang tidak tertib, di mana ada pihak-pihak yang menjual bahan bakar untuk kebutuhan operasional alat berat maupun mesin kegiatan lainnya yang menghabiskan stok pasaran. Bukan berarti aktivitas pendulang emas,” tegasnya.

Ia menambahkan, distorsi informasi tersebut telah memelintir konteks pembicaraan yang sebenarnya.

“Saya tidak pernah menyatakan bahwa kelangkaan ini terjadi karena para pendulang emas menggunakan BBM. Itu pemahaman yang dipelintir. Masalahnya ada pada penyaluran yang tidak sesuai ketentuan, bukan pada kegiatan warga itu sendiri,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Warga diminta hanya merujuk pada sumber resmi, termasuk siaran pers dan pengumuman langsung dari pemerintah daerah.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga ketenangan, tidak memperkeruh suasana, bersikap bijak dalam menerima maupun membagikan informasi di media sosial. Pemerintah berharap seluruh warga turut berperan serta menjaga kondusivitas dan keharmonisan di wilayah Murung Raya,” pungkas Heriyus. (hbr).

Baca Juga  Yahdi Khoir Jemput Aspirasi Masyarakat kecamatan Meranti

Berita Terkait

Dina Maulidah Gelar Reses di Desa Maruwei. Warga Usul Perbaikan SDN 1 dan Sarana Olahraga
Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya
Ketua TP PKK Provsu Kahiyang Ayu Bobby Nasution Kunjungi Gedung PKK Kota Tanjung Balai
DPRD Murung Raya Sahkan Perubahan APBD 2026, Bupati Heriyus Minta Percepat Serapan Anggaran
Dua Kecamatan Pesisir Tanjung Balai Masuk Program Strategis NPGT Nasional
Dina Maulidah Jadi Narasumber LDKM Akbid Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya: Kepastian Hukum Izin PT Artasia Syarat Mutlak Investasi
Rapat Koordinasi Pemkab Murung Raya-PT ACP: Fokus pada Penanganan Debu dan Keluhan Warga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:20 WIB

Luruskan Isu di Medsos, Bupati Murung Raya: Kelangkaan BBM Pertalite Bukan Karena Pendulang Emas

Jumat, 18 September 2026 - 23:45 WIB

Dina Maulidah Gelar Reses di Desa Maruwei. Warga Usul Perbaikan SDN 1 dan Sarana Olahraga

Jumat, 18 September 2026 - 21:37 WIB

Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

Jumat, 18 September 2026 - 11:59 WIB

Ketua TP PKK Provsu Kahiyang Ayu Bobby Nasution Kunjungi Gedung PKK Kota Tanjung Balai

Kamis, 17 September 2026 - 21:50 WIB

DPRD Murung Raya Sahkan Perubahan APBD 2026, Bupati Heriyus Minta Percepat Serapan Anggaran

Berita Terbaru

Opini

Jangan Rusak Hutan, Laut dan Tanah Kami

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:11 WIB

You cannot copy content of this page