Warga Resah, Tawuran Pemuda di Batu Bara Terjadi Saat Takbir Berkumandang 

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BATU BARA — Aksi tawuran antar kelompok pemuda di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara kembali pecah di malam lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Ironisnya, bentrokan tersebut berlangsung di tengah kumandang takbir yang seharusnya menghadirkan suasana damai.

Warga di Jalan Beringin, Desa Bogak, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Mereka menyebutkan, aksi tawuran kerap terjadi sejak pukul 23.00 WIB hingga sekitar pukul 05.00 WIB bulan Ramdhan.

“Setiap malam terjadi, mulai tengah malam sampai subuh. Kami tidak bisa istirahat dengan tenang,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan, Sabtu (20/3/2026).

Menurut keterangan warga, para pelaku tawuran tidak hanya saling serang, tetapi juga membawa benda berbahaya seperti botol kaca, batu, hingga benda tumpul. Bahkan, botol kaca kerap dipecahkan di sepanjang jalan sehingga membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga  Kampanye Zahir-Aslam dan Klarifikasi Dinas Kesehatan Batu Bara

Warga juga menduga adanya penggunaan bahan yang menyerupai bom molotov dalam aksi tersebut, yang berpotensi memicu kebakaran dan membahayakan permukiman.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah warga mengalami kerugian. Selain terganggunya waktu istirahat, beberapa pengendara dilaporkan menjadi korban. Seorang pengemudi ojek disebut mengalami luka di bagian kepala setelah terkena lemparan benda keras saat melintas.

“Sudah banyak korban. Ban kendaraan sering bocor karena pecahan kaca, bahkan ada yang terluka,” kata warga lainnya.

Masyarakat setempat menilai penanganan dari pihak keamanan belum maksimal. Hingga kini, mereka mengaku belum melihat tindakan tegas yang mampu menghentikan aksi tawuran yang terjadi hampir setiap malam selama Ramadan.

Kekecewaan tersebut mendorong warga untuk berencana melakukan aksi unjuk rasa ke Polres Batu Bara setelah Hari Raya Idulfitri. Mereka menuntut aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret untuk mengamankan wilayah tersebut.

Baca Juga  Ketua DPRD Lantik PAW Anggota DPRD Batu Bara

Selain itu, warga juga mengaku telah menyampaikan keluhan kepada pemerintah desa setempat. Namun, mereka merasa belum mendapatkan solusi yang memuaskan.

Sejumlah warga menduga para pelaku berasal dari beberapa dusun dari desa sekitar, meskipun hal tersebut belum dapat dipastikan secara resmi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait langkah penanganan yang telah atau akan dilakukan.

(red)

Berita Terkait

Dua Kurir Sabu Ditangkap Satresnarkoba Polres Batu Bara, 2.109 gram Barang Bukti di Musnahkan
Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Narkotika Jenis Sabu dalam Satu Malam
Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Sei Balai
Polsek Tanjung Balai Selatan Tangkap Pelaku Menyayat Leher Asnan  
Bareskrim : Tambang Ilegal Wilayah Sulteng Atensi Kapolri untuk Dilakukan Penegakan Hukum
Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, Empat Tersangka Diamankan 
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Simpang Gambus
Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Pengeroyokan dan Penggelapan Uang Perdamaian di Belawan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:33 WIB

Dua Kurir Sabu Ditangkap Satresnarkoba Polres Batu Bara, 2.109 gram Barang Bukti di Musnahkan

Kamis, 9 April 2026 - 09:44 WIB

Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Narkotika Jenis Sabu dalam Satu Malam

Senin, 6 April 2026 - 14:40 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Sei Balai

Minggu, 5 April 2026 - 15:00 WIB

Polsek Tanjung Balai Selatan Tangkap Pelaku Menyayat Leher Asnan  

Sabtu, 4 April 2026 - 22:24 WIB

Bareskrim : Tambang Ilegal Wilayah Sulteng Atensi Kapolri untuk Dilakukan Penegakan Hukum

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page