Pemkab Murung Raya dan Bapanas Pantau Harga Beras Premium di Pasaran

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, tempotimur.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pemantauan harga eceran tertinggi (HET) beras premium di wilayah Puruk Cahu, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan kenaikan harga beras di pasaran yang menjadikan Murung Raya sebagai salah satu daerah dengan harga beras premium tertinggi di Kalimantan Tengah.

Tim Bapanas yang dipimpin oleh Razif dan Yuda dari Direktorat Pengendalian Kerawanan Pangan meninjau langsung kondisi pasar dan distribusi beras. Pemerintah daerah turut mendampingi kegiatan tersebut melalui Dinas Ketahanan Pangan, Disperindagkop UKM, Bagian Ekonomi dan SDA Setda, serta instansi terkait lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Murung Raya, Lentine Miraya, menjelaskan bahwa faktor utama penyebab kenaikan harga beras di wilayahnya adalah tingginya biaya transportasi dari daerah pemasok. Ia mengusulkan agar pemerintah pusat mempertimbangkan skema subsidi biaya pengangkutan, mengingat belum ada regulasi yang mengatur penggunaan dana daerah untuk subsidi distribusi pangan.

Sementara itu, Plt. Kepala Disperindagkop UKM Murung Raya, Roy Chahyadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan operasi pasar murah guna menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat membantu menekan dampak kenaikan harga beras premium di tingkat pengecer.

Perwakilan Bapanas, Razif, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil pemantauan tersebut dengan berkoordinasi bersama kementerian terkait untuk memastikan stabilitas harga pangan nasional, serta mencegah terjadinya kenaikan harga yang tidak wajar di tingkat distributor maupun pengecer.

Dari hasil pengecekan di sejumlah toko dan ritel modern di Puruk Cahu, harga beras premium tercatat masih tinggi, meski di beberapa tempat mulai menunjukkan penurunan dibandingkan pekan sebelumnya. Kondisi geografis dan jarak distribusi yang jauh menuju wilayah pedalaman turut menjadi faktor utama tingginya biaya logistik.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap hasil kunjungan dan pemantauan ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada daerah dengan tantangan geografis dan biaya logistik tinggi, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh wilayah. (amd).

Baca Juga  Serahkan Secara Langsung Hadiah Kepada Pemenang Festival Tabuh Beduk Oleh Walikota Tanjungbalai

Berita Terkait

Siap Tidak Siap, Kita Harus Siap!” Seruan Tegas dari Mimbar GPdI Bethesda Fakfak
Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara Polisi Amankan Satu Tersangka dan Sejumlah Barang Bukti
Bebie: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Harus Jadi Prioritas Utama APBD Murung Raya
DPRD Murung Raya Sahkan Ranperda Kelompok Tani, Bebie Dorong Sosialisasi dan Perluasan Program
KONI Papua Barat Terkendala Anggaran, Raker dan Musprov 2026 Terancam Molor
Gubernur, Kapolda Sumsel Setuju Melegalkan Sumur Minyak, Agus Flores ; Jangan Lupa KKS dan PCS
DPRD Murung Raya Sahkan Raperda Pengelolaan Kelompok Tani dalam Rapat Paripurna
Bupati Murung Raya Raih Penghargaan “Bupati Peduli Radio 2026”

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:58 WIB

Siap Tidak Siap, Kita Harus Siap!” Seruan Tegas dari Mimbar GPdI Bethesda Fakfak

Sabtu, 25 April 2026 - 21:47 WIB

Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara Polisi Amankan Satu Tersangka dan Sejumlah Barang Bukti

Sabtu, 25 April 2026 - 18:01 WIB

Bebie: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Harus Jadi Prioritas Utama APBD Murung Raya

Sabtu, 25 April 2026 - 17:52 WIB

DPRD Murung Raya Sahkan Ranperda Kelompok Tani, Bebie Dorong Sosialisasi dan Perluasan Program

Sabtu, 25 April 2026 - 00:10 WIB

KONI Papua Barat Terkendala Anggaran, Raker dan Musprov 2026 Terancam Molor

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page