Ribuan Penonton Padati Malam Pesona Budaya Batu Bara, Bupati dan Wakil Beri Apresiasi Jempol

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MEDAN — Pemerintah Kabupaten Batu Bara sukses memukau ribuan pengunjung pada Malam Pesona Seni dan Budaya di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 melalui sajian seni tradisional yang sarat nilai budaya, mulai dari tari Persembahan Melayu, atraksi debus, hingga tari kreasi multietnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penampilan yang berlangsung di Panggung Utama PRSU, Selasa malam (21/07/2026), menjadi ajang promosi kekayaan budaya sekaligus potensi pariwisata Kabupaten Batu Bara kepada masyarakat Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Ahmad Hadian dan Yahdi Khoir, unsur Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, para kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Leli Syafrizal, serta para guru besar asal Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga  Kades Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Tanggul Yang Hampir Jebol

Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara menampilkan tari Persembahan Melayu sebagai pembuka sajian di Panggung Utama/Panggung Keong Pekan Raya Sumatera Utara yang dipadati dua ribuan pengunjung.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menampilkan kesenian debus dari Nibung Hangus. Salah satu ikon kebudayaan yang paling menyita perhatian. Seni pertunjukan khas Melayu yang memadukan keahlian fisik, olah batin, dan menantang bahaya.

Kesenian debus ini menampilkan atraksi melukai diri menggunakan pisau, makan kaca, jarum hingga atraksi api tanpa terluka. Debus bukanlah sekadar pertunjukan sensasional. Di balik ketegangannya, terdapat nilai-nilai historis, spiritual, dan filosofis yang sangat mendalam bagi identitas Melayu dan bangsa.

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian dalam sambutannya menyampaikan bahwa PRSU merupakan momentum untuk mengenalkan identitas seni dan budaya yang telah diwariskan dari zaman ke zaman dan sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga  Bebie Ucap Selamat Hari Jadi Kabupaten Murung Raya ke 22 Tahun

“Saya sangat bangga terhadap kesenian serta kebudayaan Kabupaten Batu Bara terus masih di jaga dan dilestarikan,” ucap Bupati Baharuddin Siagian.

Melihat banyaknya pengunjung yang hadir, Bupati Baharuddin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

“Tercatat pada malam ini ribuan pengunjung datang ke PRSU dan memadati panggung utama untuk melihat kesenian dan Budaya Kabupaten Batu Bara yang dalam hal ini saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kekompakan dan kesolidan masyarakat Kabupaten Batu Bara,” ucapnya.

Menurut Bupati Bahar, jika semua komponen masyarakat solid dan kompak maka akan mudah menuju Kabupaten Batu Bara Bahagia.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Batu Bara mempersembahkan tari Putri Betenun, tari ini mengisahkan tentang tradisi menenun kain. Tarian ini menggambarkan kelincahan, ketekunan, dan keceriaan para gadis dalam memintal serta menenun benang hingga menjadi selembar kain songket yang indah. Kain songket memiliki sejarah panjang yang menjadi kebanggaan dan identitas masyarakat Melayu Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga  Stok Beras di Medan Selama Bulan Ramadhan Hingga Bulan Juni 2024 Aman

Kabupaten Batu Bara juga menampilkan tari kreasi multietnis yang menampilkan gerakan dinamis mewakili filosofi masing-masing suku. Penari mengenakan pakaian adat lengkap yang berbeda di setiap segmennya sebanyak 13 suku  etnis di Provinsi Sumatera Utara yang mengisyaratkan kehidupan  yang damai dengan toleransi yang sangat tinggi antar masyarakat.

Malam Pesona Kabupaten Batu Bara ditutup dengan penampilan enerjik dan meriah oleh Rahman artis viral asal Batu Bara.

Dengan tampilnya kesenian dan kebudayaan Kabupaten Batu Bara yang spektakuler dan padat pengunjung yang hadir pada malam pesona Seni dan Budaya di Pekan Raya Sumatera ini menunjukkan bahwa Kabupaten Batu Bara masih dalam barisan naungan Provinsi Sumatera Utara.

Berita Terkait

Ketua DPRD Batu Bara Akan Panggil Seluruh Pengusaha SPBU Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Dukung Generasi Berprestasi, Kabag SDM Polres Batu Bara Hadiri Grand Final Putra Putri Batu Bara 2026
Kapolres Batu Bara Gelar Pengajian, Doa Bersama, dan Santuni Anak Yatim
Kadis Pendidikan Papua Barat Pertanyakan Antrean Panjang BBM di Manokwari Meski Pasokan Disebut Aman
Sinergi Media dan Dunia Usaha, PTP dan BNCT Dukung Rakerda JMSI Sumut
Kapolres Fakfak Perkuat Sinergi Penegakan Hukum melalui Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Fakfak
Ketua Umum Gereja GPdI pdt DRJohny Weol MM, MTh Layat di Minsel dan Pimpin Ibadah 40 Hari di Mitra
Bupati Baharuddin Siagian Tinjau BPBD Batu Bara, Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:08 WIB

Ribuan Penonton Padati Malam Pesona Budaya Batu Bara, Bupati dan Wakil Beri Apresiasi Jempol

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:52 WIB

Ketua DPRD Batu Bara Akan Panggil Seluruh Pengusaha SPBU Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:49 WIB

Dukung Generasi Berprestasi, Kabag SDM Polres Batu Bara Hadiri Grand Final Putra Putri Batu Bara 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:43 WIB

Kapolres Batu Bara Gelar Pengajian, Doa Bersama, dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:15 WIB

Kadis Pendidikan Papua Barat Pertanyakan Antrean Panjang BBM di Manokwari Meski Pasokan Disebut Aman

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page