Seorang Aktivis Pro Papu Barat & Palestina Di Tangkap Di Katedral Dili

- Penulis

Selasa, 10 September 2024 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Dili, Timor Leste — Nelson Barros Pereira Xavier, seorang aktivis pro-Papua Barat dan pro-Palestina yang cacat fisik, ditangkap beberapa hari yang lalu di Katedral Dili, Timor-Leste. karena menyatakan solidaritas terhadap Papua Barat dan Palestina.

Menurut Cesario da Silva, Koordinator Asosiasi Organisasi Penyandang Disabilitas (ADTL), yang hadir bersama Nelson saat penangkapan, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kebebasan berekspresi.

“Dalam situasi ini, sebagai penyandang disabilitas, kita juga mempunyai kebebasan untuk berekspresi dengan cara kita masing-masing. Apa yang dilakukan Nelson bukanlah penghinaan kepada siapa pun melainkan ekspresi solidaritas terhadap Papua dan Palestina. Ekspresi Nelson tidak dan tidak akan berdampak pada keamanan negara atau acara tersebut,” kata Cesario dalam wawancara WhatsApp.

Baca Juga  Satres Narkoba Polres Batu Bara Jadi Narasumber di Harlah PMII ke 65 Tahun Di Simpang Dolok

Cesario menceritakan kejadian penangkapan Nelson. Nelson bersama tim ADTL berangkat menyambut Paus Fransiskus di Katedral. Sambil menunggu, Nelson ingin mengungkapkan pemikirannya dan menulis “Papua Barat Merdeka” dan “Palestina Merdeka” di bendera yang dipegangnya—satu bendera Timor Timor dan satu bendera Vatikan. Polisi intelijen kemudian menyita bendera tersebut. Awalnya, tampaknya tindakan polisi hanya sebatas itu, namun setelah Yang Mulia meninggalkan Katedral, tim besar dari pasukan keamanan datang membawa Nelson untuk diinterogasi.

Saya pribadi menemaninya ke jalan, dan polisi memberi tahu kami bahwa mereka akan membawanya ke kantor polisi. Namun, saya tidak diberitahu lokasi pasti di mana mereka membawanya, karena mereka meminta saya untuk tetap tinggal. Saya akan terus mencari informasi lebih lanjut.

Baca Juga  Situasi Memanas, Massa Padati Jalan Menuju Mabes Polri

Nelson dibebaskan setelah beberapa jam diinterogasi oleh Unit Investigasi Polisi Timor-Leste.

“Polisi menyelidiki saya. Mereka memberi tahu saya bahwa kasus ini akan diteruskan ke kantor kejaksaan, dan saya mungkin akan dipanggil untuk menjawabnya nanti,” kata Nelson melalui pesan WhatsApp.

Dalam kunjungan Paus Fransiskus, kejadian ini menandai penangkapan kedua terhadap seorang aktivis yang semata-mata karena menunjukkan solidaritas terhadap penderitaan negara lain.

Seminggu yang lalu, Nelson Roldão, seorang aktivis hak asasi manusia Timor yang mendukung gerakan pro-Papua Barat, ditangkap di Bandara Internasional Nicolau Lobato di Dili saat menemani seorang aktivis Papua Barat dalam perjalanan kembali ke negara asalnya. Penangkapannya memicu protes, namun sore harinya ia dibebaskan oleh Unit Investigasi Kepolisian Nasional Timor-Leste setelah diinterogasi.

Baca Juga  Lapas Labuhan Ruku Ikuti Arahan Virtual Dirjenpas

(Agus)

Berita Terkait

Luruskan Isu di Medsos, Bupati Murung Raya: Kelangkaan BBM Pertalite Bukan Karena Pendulang Emas
Dina Maulidah Gelar Reses di Desa Maruwei. Warga Usul Perbaikan SDN 1 dan Sarana Olahraga
Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya
Ketua TP PKK Provsu Kahiyang Ayu Bobby Nasution Kunjungi Gedung PKK Kota Tanjung Balai
DPRD Murung Raya Sahkan Perubahan APBD 2026, Bupati Heriyus Minta Percepat Serapan Anggaran
Dua Kecamatan Pesisir Tanjung Balai Masuk Program Strategis NPGT Nasional
Dina Maulidah Jadi Narasumber LDKM Akbid Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya: Kepastian Hukum Izin PT Artasia Syarat Mutlak Investasi

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:20 WIB

Luruskan Isu di Medsos, Bupati Murung Raya: Kelangkaan BBM Pertalite Bukan Karena Pendulang Emas

Jumat, 18 September 2026 - 23:45 WIB

Dina Maulidah Gelar Reses di Desa Maruwei. Warga Usul Perbaikan SDN 1 dan Sarana Olahraga

Jumat, 18 September 2026 - 21:37 WIB

Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

Jumat, 18 September 2026 - 11:59 WIB

Ketua TP PKK Provsu Kahiyang Ayu Bobby Nasution Kunjungi Gedung PKK Kota Tanjung Balai

Kamis, 17 September 2026 - 21:50 WIB

DPRD Murung Raya Sahkan Perubahan APBD 2026, Bupati Heriyus Minta Percepat Serapan Anggaran

Berita Terbaru

Opini

Jangan Rusak Hutan, Laut dan Tanah Kami

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:11 WIB

You cannot copy content of this page