Tebing Tinggi | Tempo Timur – Mengganasnya aksi pencurian hewan ternak sapi (Lembu -red) yang terjadi di Dusun IX Kampung Panglong Desa Penggalian Kecamatan Tebing Syahbadar Kabupaten Serdang Bedagai provinsi Sumatera Utara, dalam kurun waktu satu tahun ini membuat masyarakat menjadi resah dan merugi.
Dan buntut dari keresahan masyarakat tersebut pada puncaknya tepatnya pada hari Kamis 22 Februari sekira pukul 19.OO Wib di area perladangan Kampung Panglong, 2 (dua) orang pelaku terduga maling sapi tewas diamuk massa.
Hasil penelusuran tim awak media saat mengunjungi Dusun IX Kampung Panglong Desa Tebing Syahbandar sejumlah warga Kampung Panglong banyak yang menutup diri dengan orang yang belum dikenal saat berkunjung ke Dusun IX Kampung Panglong tersebut.
Bukan alasan yang mengada – ngada karena sejumlah warga selain enggan untuk diwawancarai wartawan,warga juga masih trauma dengan penangkapan 3 (tiga) orang warga Kampung Panglong yang diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan hingga menyebabkan kematian 2 (dua) orang terduga pelaku maling sapi asal kabupaten Langkat itu.
Hal ini dirasakan tim awak media saat ingin menggali informasi lebih mendalam lagi terkait mengganasnya aksi pencurian hewan ternak yang terjadi dalam kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir ini di Dusun IX Kampung Panglong Desa Penggalian tersebut.
Saat tim awak media memasuki Dusun IX Kampung Panglong yang kebetulan bertemu dengan seorang ibu yang tidak bersedia menyebutkan namanya mengatakan tidak banyak tahu tentang kronologis kejadian penganiayaan terduga pelaku maling sapi tersebut.
“Saya tidak begitu mengerti soal kejadian itu pak,yang jelas warga Kampung Panglong merasa marah dan resah karena dalam satu tahun ini masyarakat sering mengalami pencurian hewan ternaknya (Lembu),”ucap ibu tersebut sambil buru – buru berlalu meninggalkan tim awak media.
Masih di waktu yang sama,untuk mendapat informasi lebih konkret terkait mengganasnya aksi pencurian hewan ternak sapi dan apakah sudah ada warganya yang membuat Laporan Polisi (LP) ke SPKT Polres Tebing Tinggi sekaligus terkait penangkapan ketiga warga Kampung Panglong berinisial
FG (37), L (39) dan S (41) ketiganya warga Dusun IX Kampung Panglong Desa Penggalian oleh pihak Polres Tebing Tinggi karena diduga turut melakukan penganiayaan,selanjutnya tim awak media mengunjungi kantor Kepala Desa Penggalian untuk bertemu langsung dengan Kepala Desa Penggalian Muhammad Abdullah Simanjuntak.
Namun sayang sang Kepala Desa sedang sakit.Informasi diterima tim media dari Sekretaris Desa Penggalian Syahman Harsela Damanik.Begitu juga keesokan harinya dihubungi lewat telepon sang Kepala Desa tidak bersedia menerima panggilan telepon wartawan.
Terpisah,terkait keresahan warga masyarakat dengan mengganasnya aksi pencurian hewan ternak di Dusun IX Kampung Panglong Desa penggalian,dihubungi lewat pesan WhatsApp Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon,S.I.K., M.I.K sampai berita ini dirilis enggan membalas konfirmasi tim awak media alias bungkam.
(H/76)


















