Hubungan Batu Bara-Malaysia: Lebih Dari Kerja Sama, Ini Ikatan Persaudaraan Serumpun

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN – Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara menegaskan pandangan mendasar mengenai hubungan antara Indonesia, khususnya wilayah Batu Bara, dengan Malaysia. Ikatan kedua belah pihak tidak boleh sekadar diukur dari kerja sama perdagangan, nilai investasi, atau kesepakatan diplomatik semata.

 

Hubungan ini berakar jauh lebih dalam, yakni sebagai persaudaraan serumpun yang lahir dari akar sejarah, penggunaan bahasa, dan kekayaan budaya yang sama dalam bingkai besar peradaban Nusantara yang telah tumbuh berabad lamanya.

 

Pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan Majelis usai menghadiri kegiatan Wacana Bahasa dan Budaya serta pemutaran eksklusif film legendaris Puteri Gunung Ledang. Acara yang berlangsung di Grand Ballroom JW Marriott Hotel Medan pada Kamis (21/5).

Baca Juga  Satpol-PP Kota Tanjung Balai Gelar Razia Pekat di Penginapan dan Kos-Kosan Ciptakan Kamtibmas

 

Malam itu menjadi wadah pertemuan para tokoh adat, budayawan, dan para pemangku kepentingan dari kedua negara untuk merenungkan kembali nilai-nilai luhur yang menyatukan masyarakat Melayu di kedua sisi perbatasan.

 

Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara, Dato’ Setiawangsa II, dan Dewan Pakar, Ok Zulfan, sepakat sepenuhnya dengan pandangan Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Shahril Nizam Abdul Malek. Shahril menekankan bahwa hubungan bilateral harus diperkuat melalui tiga pilar utama yang tak terpisahkan: bahasa yang berfungsi menyatukan pikiran, budaya yang mempersatukan perasaan, serta ikatan persaudaraan yang menjadi landasan membangun masa depan bersama yang lebih baik.

 

Lebih jauh, Dato’ Setiawangsa II menilai film Puteri Gunung Ledang bukan sekadar tontonan hiburan belaka, melainkan cerminan jati diri masyarakat Melayu Nusantara.

Baca Juga  Dato' Tanah Datar, Muhammad Zaki Koordinasi dengan Dua Kedatukan dan HITPAM Kabupaten Batu Bara

 

Karya tersebut sarat pesan tentang nilai cinta, pengorbanan, harga diri, penggunaan bahasa yang santun, serta tata krama yang menjunjung tinggi budi pekerti. Nilai-nilai inilah yang menurutnya masih hidup dan menjadi pedoman dalam keseharian masyarakat Melayu di pesisir Timur Sumatera, termasuk di wilayah Batu Bara.

 

Di tengah derasnya arus globalisasi yang berpotensi menggerus nilai-nilai tradisi, Ok Zulfan mengingatkan pentingnya menjaga adab dan kesantunan sebagai ciri khas budaya Melayu. Ia menegaskan pesan bahwa “suara kita adalah bahasa kita, akar kita adalah budaya kita, dan arah kita adalah jati diri kita” sangat relevan untuk dijaga.

 

Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara menegaskan komitmen penuh untuk terus melestarikan warisan serumpun ini, agar nilai luhur tersebut tetap hidup dan diteruskan kepada generasi muda kedua bangsa.

Baca Juga  Sekda Tanjung Balai Ikuti Fest & Fun Run 3K dan 5K Lanal TBA

Penulis : R Ramadhan

Berita Terkait

Bupati Baharuddin Siagian Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pelayanan Hukum di Batu Bara
LKPI Serahkan Surat Dukungan Pansus Plasma HGU ke DPRD Batu Bara  
Sentil Kasus Silmy Karim, Menteri Agus Andrianto Ingatkan Jajaran: Yang Masih Belum Sadar, Bangun Dari Tidur! 
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG
Sembilan Menjadi Satu: Marwah Melayu Batu Bara Ditegakkan di Bibir Pantai Timur Sumatera
Pelantikan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu
Papua Barat Resmi Mulai Persiapan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026
Plh Wali Kota Bersama Forkopimda Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H/2026 M 

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:41 WIB

Bupati Baharuddin Siagian Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pelayanan Hukum di Batu Bara

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:26 WIB

LKPI Serahkan Surat Dukungan Pansus Plasma HGU ke DPRD Batu Bara  

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:54 WIB

Sentil Kasus Silmy Karim, Menteri Agus Andrianto Ingatkan Jajaran: Yang Masih Belum Sadar, Bangun Dari Tidur! 

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:40 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:50 WIB

Sembilan Menjadi Satu: Marwah Melayu Batu Bara Ditegakkan di Bibir Pantai Timur Sumatera

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page