BATU BARA, TEMPOTIMUR.COM — Camat Lima Puluh Pesisir, Sabri, S.HI., M.H., resmi membuka MTQ ke-VIII yang berlangsung di halaman utama kantor Camat Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara.
Ditengah masyarakat yang berhadirl, Camat Sabri menegaskan bahwa, program 1 desa 1 rumah tahfidz milik Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian senantiasa diupayakan agar segera terealisasi di seluruh desa se-Kecamatan Lima Puluh Pesisir.
“Seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Lima Puluh Pesisir sangat mendukung program Bapak Bupati Baharuddin dalam menciptakan 1 desa 1 rumah tahfidz,” sebut Camat Sabri. Jum’at, (24/04/2026).
Menurut Sabri, penguatan karakter berbasis nilai Qurani bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak dalam menghadapi arus globalisasi yang kerap menggerus identitas dan etika sosial.
Selain itu, Camat Sabri menekankan bahwa, MTQ harus diarahkan pada substansi pembinaan, bukan sekadar kompetisi simbolik.
“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya fasih melantunkan ayat, tetapi juga mampu menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata,” tegasnya.
Perlu diketahui, MTQ ke-VIII Kecamatan Lima Puluh Pesisir diikuti oleh 88 peserta dari 13 desa, dengan mengusung tema “Semangat MTQ Menyatukan Langkah Membangun Generasi yang Berakhlak serta Insan Qurani”.
Kegiatan ini juga diposisikan sebagai bagian dari akselerasi program Pemerintah Kabupaten Batu Bara, yakni “satu desa satu rumah tahfidz”.
“Program rumah tahfidz sebagai langkah progresif dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis Al-Qur’an di tingkat desa, makanya kita sangat mendukung program itu,” tambah Camat Sabri.
Pada kegiatan berlangsung, turut dihadiri sejumlah kepala Desa, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat serta para dewan Hakim MTQ ke-VIII Kecamatan Lima Puluh Pesisir.
(red)



















