Perekrutan Pekerja MBG di Labuhan Ruku Disorot, Warga Lokal Tidak Terserap

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Foto: Ilustrasi MBG Lingkungan lll Kelurahan Labuhan Ruku Kecamatan Talawi.

BATU BARA, TEMPOTIMUR.COM — Proses perekrutan tenaga kerja di Dapur Makanan Bergizi (MBG) yang berlokasi di Lingkungan III, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, menuai sorotan dari masyarakat setempat. Warga menilai pengelola tidak memprioritaskan tenaga kerja dari lingkungan sekitar, Minggu 26/4/2026,

Sejumlah warga mengaku sebelumnya menaruh harapan besar terhadap keberadaan dapur MBG sebagai sumber lapangan pekerjaan. Namun, harapan tersebut belum terwujud setelah proses perekrutan berlangsung.

Sebelumnya, Kepala Lingkungan III Kelurahan Labuhan Ruku, Juanda,  menyampaikan bahwa pihaknya sempat diminta mendata warga yang berpotensi dipekerjakan di dapur tersebut sebelum pembangunan dimulai. Namun, setelah bangunan selesai, tidak satu pun dari data yang diajukan diterima bekerja.

Baca Juga  ­Wali Kota Beserta Jajaran Melayat ke Rumah Duka Istri Mantan Wali Kota Tanjung Balai Waris Thalib

“Awalnya kami diminta menyerahkan data warga untuk direkrut. Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut, dan tidak ada nama nama yang masukan diterima,” ujar Juanda.

Keluhan serupa disampaikan oleh warga lainnya, AZ. menilai kebijakan perekrutan tersebut bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, berdasarkan aturan Badan Gizi Nasional (BGN), tenaga kerja atau relawan dalam program Makan Bergizi Gratis seharusnya direkrut dari wilayah sekitar dapur.

“Kebijakan itu untuk memastikan keamanan pangan, mempermudah pengawasan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya.

AZ menambahkan, apabila pengelola tetap merekrut tenaga kerja dari luar wilayah, maka berpotensi dikenakan sanksi administratif, mulai dari teguran tertulis hingga pembatalan kerja sama.

Baca Juga  Sampah Menumpuk Pinggir Rel Lima Puluh Menuju Kantor Bupati Batu Bara

Warga pun meminta Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk turun tangan mengevaluasi proses perekrutan tenaga kerja di dapur MBG tersebut.

Selain itu, ia juga mendesak dilakukan pemeriksaan terhadap perizinan lokasi bangunan dan status hibah tanah yang digunakan.

(Tim)

Berita Terkait

GEMPAL Laporkan Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Kabupaten Batu Bara 
Menjaga Bumi Hari Ini,Menyelamatkan Masa Depan Melalui PT Inalum
Didukung Puluhan Organisasi, Rianto SH, MH Percaya Diri di KI Sumut 2026
HIMMAH dan ISARAH Batu Bara Tegaskan Sikap: Tolak Narasi Provokatif, Dukung Iklim Investasi dan Stabilitas Daerah
Wujudkan Kepedulian Antar-Daerah, Pemko Medan Terima Penghargaan dari Mendagri
Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari, Pdt. Emma Wanma Tegaskan: Jangan Rusak Citra Daerah dengan Mabuk dan Kriminalitas
Pdt. Vanny F. Lepar: GPdI Papua Barat Dukung Program MBG dengan Pendekatan Holistik dan Kearifan Lokal
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:28 WIB

Perekrutan Pekerja MBG di Labuhan Ruku Disorot, Warga Lokal Tidak Terserap

Sabtu, 25 April 2026 - 21:17 WIB

GEMPAL Laporkan Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Kabupaten Batu Bara 

Kamis, 23 April 2026 - 20:33 WIB

Menjaga Bumi Hari Ini,Menyelamatkan Masa Depan Melalui PT Inalum

Kamis, 23 April 2026 - 09:31 WIB

Didukung Puluhan Organisasi, Rianto SH, MH Percaya Diri di KI Sumut 2026

Kamis, 23 April 2026 - 07:58 WIB

HIMMAH dan ISARAH Batu Bara Tegaskan Sikap: Tolak Narasi Provokatif, Dukung Iklim Investasi dan Stabilitas Daerah

Berita Terbaru

Opini

Pasar Remu Punya Cerita: Bersama “Bakit Air Surga”

Minggu, 26 Apr 2026 - 16:39 WIB

You cannot copy content of this page