BATU BARA — Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, masyarakat di Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara kembali dihadapkan pada kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.
Kelangkaan ini tidak hanya terjadi di tingkat pengecer, tetapi juga di sejumlah pangkalan resmi yang dilaporkan kehabisan stok. Kondisi tersebut memicu keresahan warga, terutama karena kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang hari raya.
Salah seorang pemilik pangkalan elpiji di Lingkungan VI Kelurahan Labuhan Ruku, pada Jumat (20/3/2025), mengaku bahwa stok gas di tempatnya telah habis disalurkan kepada masyarakat.
Demikian juga disampaikan pihak pangkalan yang ada di lingkungan lV Kelurahan Labuhan Ruku, menyatakan Gas ditempatnya kosong, sembari menyatakan bahwa pengambilan di pangkalan yang ada di Lingkungan VI,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya pembatasan pembelian berdasarkan domisili lingkungan, yang dinilai warga semakin menyulitkan akses terhadap kebutuhan energi bersubsidi tersebut.
Warga Lingkungan VI berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat meningkatkan distribusi elpiji, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idulfitri, guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, warga juga meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap distribusi gas bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesenjangan di tengah masyarakat.
(red)






















