MANOKWARI, TEMPOTIMUR.COM —Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meresmikan gedung Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Jemaat Agape di Manokwari sebagai wujud pertumbuhan iman dan pelayanan jemaat.
Peresmian tersebut dihadiri unsur gereja dan jemaat, serta menjadi momentum penting bagi perkembangan pelayanan GKI Agape yang terus bertumbuh.
Dominggus Mandacan dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan jemaat GKI Agape mencerminkan kekuatan iman dan ketekunan dalam pelayanan. Ia mengisahkan awal mula gereja yang berdiri dari kondisi sederhana.
“Awalnya gedung gereja ini hanya papan sederhana dan apa adanya, hingga hari ini dapat terbangun gedung yang megah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jemaat GKI Agape bermula dari sekitar 125 kepala keluarga pada 2013 yang memulai pelayanan dengan penuh komitmen. Seiring waktu, jumlah jemaat terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan iman dan kebersamaan.
Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Andrikus Mofu, menyampaikan rasa syukur atas peresmian gedung gereja tersebut. Menurutnya, pembangunan gereja merupakan hasil dari perjuangan panjang seluruh jemaat.
“Peresmian ini menjadi sukacita besar bagi jemaat, karena melalui penantian dan perjuangan yang panjang,” katanya.
Saat ini, jumlah jemaat GKI Agape mencapai sekitar 660 jiwa dan diperkirakan akan terus bertambah. Andrikus juga menekankan pentingnya pendataan jemaat secara akurat untuk mendukung penataan pelayanan ke depan.
Sementara itu, laporan panitia pembangunan yang dibacakan Sekretaris Panitia, Godlief Apono, menyebutkan pembangunan gereja dimulai pada Juni 2017.
Pembangunan tersebut dilatarbelakangi oleh pertumbuhan jemaat yang tidak lagi tertampung di gedung lama serta kebutuhan akan tempat ibadah yang lebih layak.
Gedung gereja GKI Agape dibangun dengan tiga lantai, meliputi lantai pertama sebagai area parkir, lantai kedua untuk ruang ibadah dan sekretariat, serta lantai ketiga sebagai ruang rapat dan pembinaan kaderisasi.
“Gedung ini mampu menampung hingga 1.200 jemaat. Ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol masa depan pelayanan gereja,” ujar Godlief.
Peresmian gedung gereja ini diharapkan semakin memperkuat pelayanan rohani serta menjadi pusat pembinaan iman bagi jemaat di Manokwari dan sekitarnya.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K






















