Nelayan Batu Bara Hilang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BATU BARA — Seorang nelayan pencari kepah bernama Nazaruddin (38 tahun) dari Desa Pagurawan, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, belum ditemukan sejak hilang pada hari Kamis (05/03/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di sekitar pesisir pantai Kuala Pagurawan.

Kejadian ini dilaporkan keluarga korban ke Pos Polisi Air dan Udara (Polairud) Pagurawan pada hari berikutnya setelah korban tidak kembali dan hilang kontak sejak waktu Maghrib.

Pelaporan pertama kali disampaikan oleh Atan (45 tahun), warga Simpang Lemon, Pagurawan, yang merupakan perwakilan dari rekan sesama pencari kepah korban.

Menurut saksi yang ditemui, Numen (50) dari Pantai Burung, Pagurawan, korban saat itu sedang melakukan aktivitas mencari kepah dengan berjalan kaki menyusuri pantai seperti biasa.

Baca Juga  Keterangan Sejumlah Saksi Juliana 51 Tahun Meninggal Di Warung Diyakini Akibat Sakit

Sampai menjelang malam hari, korban tidak muncul dan tidak dapat dihubungi, sehingga rekannya langsung memberitahu keluarga untuk mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan.

Setelah menerima laporan, personil Polairud Markas Batu Bara segera mengambil tindakan cepat dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pencarian bersama keluarga korban.

Hingga saat ini, pencarian masih berlangsung namun belum menghasilkan hasil yang memuaskan, dan identitas korban juga belum dapat dikonfirmasi secara pasti karena belum ditemukan jejak atau tubuh korban.

Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, pihak Polairud akan melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait yaitu Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara.

Langkah selanjutnya juga mencakup pengumpulan informasi mengenai kemungkinan adanya laporan orang hilang di wilayah sekitar maupun di kawasan perairan terdekat yang mungkin terkait dengan kasus ini.

Baca Juga  Bunda Kumalawati Bersama Alumni Perguruan Islamiah Tuanku Imam Bonjol Kunjungi Balita Penderita Hidrosefalus

Kepala Satuan (Kanit) Markas Polairud Batubara menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal dalam mencari korban dan akan segera melaporkan perkembangan terbaru kepada pimpinan serta masyarakat.

Tim gabungan yang akan dibentuk diharapkan dapat membantu mempercepat proses pencarian dan memberikan kejelasan terkait kondisi Nazaruddin kepada keluarga yang sedang menanti dengan penuh khawatir.

 

Penulis : R Ramadhan

Berita Terkait

Kapolres Fakfak Tegaskan Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Kodim 1803/Fakfak Rampungkan 12 Rumah Tidak Layak Huni, Capaian 100 Persen
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Dampingi Wakil Menteri Agama RI Kunjungi MTsN 2 Kota Tanjung Balai 
Wamenag Beri Pembinaan ASN, Tekankan Pentingnya Integritas dan Loyalitas Pegawai Dalam Melayani Masyarakat 
Kapolres Tanjung Balai Hadiri Pemusnahan Ribuan Batang Rokok Ilegal dan Ballpress Senilai Ratusan Juta
DPD IMM Sumut Gelar Konsolidasi Daerah, Siap Kawal Muktamar IMM ke-21
Wakapolres Tanjung Balai Kompol Tony Simanjuntak Hadiri Kunjungan Kerja Wamenag RI di Kota Tanjung Balai
Polres Tanjung Balai Gelar Rakor Operasi Patuh Toba 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kapolres Fakfak Tegaskan Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Kodim 1803/Fakfak Rampungkan 12 Rumah Tidak Layak Huni, Capaian 100 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Dampingi Wakil Menteri Agama RI Kunjungi MTsN 2 Kota Tanjung Balai 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Wamenag Beri Pembinaan ASN, Tekankan Pentingnya Integritas dan Loyalitas Pegawai Dalam Melayani Masyarakat 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Kapolres Tanjung Balai Hadiri Pemusnahan Ribuan Batang Rokok Ilegal dan Ballpress Senilai Ratusan Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page