Tangsel Beraroma ‘Harum’: Ketika Sampah Jadi ‘Atraksi’ Utama

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Tangerang Selatan — TempoTimur.com

Kota yang sepertinya lebih dikenal karena “aroma khasnya” ketimbang kemajuan infrastrukturnya.

Tumpukan sampah di Ciputat, tepat di depan Masjid Agung, Kolong Fly Over dan sepanjang trotoar jalan raya utama menjadi “pemandangan” istimewa atau sebagai dekorasi menyambut siapa saja yang lewat atau berkunjung ke Tangerang Selatan.

Pemandangan seperti ini sudah lama ada, Pertanyaannya, apakah ini bagian dari upaya meningkatkan pariwisata?

Sampah rumah tangga yang dibiarkan berhari-hari, bercampur dengan sayuran busuk dan kotak sayuran yang tergeletak seenaknya.

Apakah ini tanda pemerintah setempat sangat sibuk dengan hal-hal besar hingga lupa yang kecil-kecil, Atau mungkin ini cara inovatif untuk menciptakan branding kota Tangerang Selatan yang diinginkan.

Baca Juga  Tangis Alam dan Jerit Rakyat Kecil

Udara yang kurang bersahabat, dan risiko kesehatan yang mengintai warga setiap harinya sudah menjadi hal wajar di kota ini.

Semoga ini bukan “brand” permanen Kota Tangerang Selatan, Saatnya pemkot Tangsel bergerak lebih cepat, sebelum aroma dan pemandangan ini jadi identitas kota.

Penulis : Dhanu

Berita Terkait

Hutan Menangis, Negeri Terdiam
Ketika Alam Mulai Menagih
Sepuluh Program Prioritas Baharuddin-Syafrizal, Delapan Berjalan Maksimal, Dua Terkendala Anggaran
Jangan Rusak Hutan, Laut dan Tanah Kami
Hari Tanjak Sedunia 2026, Dari Istana Niat Lima Laras, Batu Bara Teguhkan Semangat “Bertanjak” untuk Kemajuan, Budaya dan Kesejahteraan
Jaga Marwah dan Identitas Kabupaten Batu Bara Serukan Pelestarian Budaya Melalui Peringatan Hari Bertanjak Sedunia 2026
MBG Tanjung Tiram dipertanyakan: 67 Instansi, baru 23 Terlayani 44 Masih Menunggu
Prabowo Terapkan “Politik Othello”: Rangkul Lawan Jadi Sekutu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:35 WIB

Hutan Menangis, Negeri Terdiam

Jumat, 25 September 2026 - 11:33 WIB

Ketika Alam Mulai Menagih

Rabu, 23 September 2026 - 09:42 WIB

Sepuluh Program Prioritas Baharuddin-Syafrizal, Delapan Berjalan Maksimal, Dua Terkendala Anggaran

Sabtu, 19 September 2026 - 10:11 WIB

Jangan Rusak Hutan, Laut dan Tanah Kami

Rabu, 16 September 2026 - 14:00 WIB

Hari Tanjak Sedunia 2026, Dari Istana Niat Lima Laras, Batu Bara Teguhkan Semangat “Bertanjak” untuk Kemajuan, Budaya dan Kesejahteraan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page