Prabowo Terapkan “Politik Othello”: Rangkul Lawan Jadi Sekutu

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Foto : Direktur Geopolitik GREAT Institute Teguh Santosa

OPINI — Direktur Geopolitik GREAT Institute Teguh Santosa menilai strategi konsolidasi politik Presiden Prabowo Subianto lebih menyerupai permainan othello dibanding catur. Dalam othello, bidak lawan yang diapit akan dibalik warnanya menjadi sekutu, bukan disingkirkan seperti dalam catur yang menganut prinsip zero-sum game

Ilustrasi strategi tersebut terlihat pada lanskap politik pasca Pilpres 2024. Partai Nasdem dan PKB yang awalnya berada di luar pemerintahan berhasil dirangkul masuk koalisi. Sementara PKS juga ditarik ke dalam koalisi untuk mencegah terbentuknya oposisi ideologis yang solid di parlemen.

Teguh menyebut Prabowo juga menjaga komunikasi tingkat tinggi dengan PDI-P. Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri bahkan menolak label oposisi dan lebih memilih istilah “penyeimbang” untuk menggambarkan hubungan dengan pemerintah.

Baca Juga  Gereja Tanpa Struktur Jelas? Jangan Heran Pelayanannya Kacau

Analisis tersebut juga menyoroti fokus pemerintahan dalam mengamankan “petak sudut” stabilitas. Pilar yang dimaksud meliputi penguatan legislatur, soliditas TNI-Polri, serta agenda ketahanan pangan, hilirisasi energi, dan gizi nasional sebagai jangkar legitimasi publik.

Namun strategi big tent ini dinilai menyimpan tantangan. Dengan hampir semua partai berada di pemerintahan, fungsi pengawasan DPR dikhawatirkan melemah. Teguh menekankan sistem presidensial Indonesia berbasis musyawarah membuat checks and balances bergeser ke pengawasan internal koalisi dan partisipasi publik.

Sumber: Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute & Dosen HI UIN Syarif Hidayatullah

 

 

Penulis : Red

Berita Terkait

Jurnalis Diminta Utamakan Integritas dan Solidaritas, Bukan Saling Menjatuhkan
Etika di Atas Senioritas
Dari Lengkong Kita Belajar Arti Kemerdekaan
Ketika Aku Mempercayai Janji Tuhan untuk Hidupku
Stop Tawuran: Pelajar Diajak Ubah Emosi Jadi Prestasi Di Talk Show Inspiratif
Ada Apa Agus Flores Tiba-Tiba Datangi Polda Metro Jaya? Ternyata Ini Alasannya
Kesombongan Membutakan Mata, Kerendahan Hati Menyelamatkan Jiwa
Agus Flores Nobar FIFA 2026 Bersama Kapolda Jabar dan Jajaran Dukung Program Kapolri

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Terapkan “Politik Othello”: Rangkul Lawan Jadi Sekutu

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Jurnalis Diminta Utamakan Integritas dan Solidaritas, Bukan Saling Menjatuhkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Etika di Atas Senioritas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Dari Lengkong Kita Belajar Arti Kemerdekaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Ketika Aku Mempercayai Janji Tuhan untuk Hidupku

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page