Pdt. Hengki Bonsafia Tegaskan Penyembahan Sejati dalam Ibadah dan Perjamuan Kudus GPdI Bethesda Fakfak

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

TEMPO TIMUR, Fakfak — Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Bethesda Fakfak menggelar Ibadah Minggu dan Perjamuan Kudus pada Minggu pagi, 6 Juli 2025 pukul 10.27 WIT, di Jalan A. Yani, Kelurahan Fakfak Utara, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Ibadah ini dipimpin oleh Pdt. Hengki Bonsafia dan dihadiri oleh jemaat setempat serta peserta Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan pelayanan ministry.

Dalam khotbahnya, Pdt. Hengki menekankan pentingnya puji-pujian sebagai bentuk penyembahan sejati kepada Allah, bukan sekadar aktivitas musik rohani. Ia mengutip Wahyu 4:9 sebagai dasar firman, yang menggambarkan makhluk sorgawi mempersembahkan puji-pujian kepada Dia yang duduk di atas takhta.

“Hari ini banyak orang bernyanyi, tapi tidak menyembah. Banyak yang memuji, tapi hatinya jauh dari Tuhan. Puji-pujian tanpa ketaatan adalah kebisingan rohani yang tidak didengar surga,” tegas Pdt. Hengki dengan nada lantang.

Baca Juga  Pdt. Clarce Bonsafia-Fakdawer Gagalkan Pencurian di GPdI Bethesda Fakfak

Lebih lanjut, ia menyinggung kondisi dunia masa kini yang penuh kegentaran sebagaimana digambarkan dalam Yesaya 24:18. Menurutnya, hanya umat yang hidup dalam penyembahan murni yang akan mampu bertahan di tengah goncangan zaman.

Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus, sebagai peringatan atas pengorbanan Kristus dan simbol kesatuan tubuh-Nya. Suasana penuh penghayatan mewarnai ibadah ini, yang mengajak jemaat merenungkan kembali makna hidup dalam kebenaran.

“Jangan jadi orang Kristen yang pandai bernyanyi tapi hatinya kosong. Saatnya berbalik, menyembah dalam roh dan kebenaran,” pungkasnya.

Ibadah ini memberi pesan mendalam akan pentingnya kehidupan rohani yang otentik, bukan sekadar tampilan luar tanpa ketaatan.

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas
Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon Haji 1447 H
Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran
Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 
Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang
DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025
Akademisi Nilai Studi Rekolonisasi di Area Operasional AMMAN Tunjukkan Tren Positif bagi Ekosistem Laut
Prabowo Perintahkan “Sikat Habis” Tambang di Kawasan Hutan, Oknum Pembeking Diultimatum: Tak Ada Ampun Tanpa Pandang Bulu

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:16 WIB

Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas

Senin, 20 April 2026 - 16:34 WIB

Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon Haji 1447 H

Senin, 20 April 2026 - 12:46 WIB

Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran

Senin, 20 April 2026 - 12:18 WIB

Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 

Minggu, 19 April 2026 - 21:23 WIB

Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page