Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puruk Cahu, tempotimur.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) terus mengintensifkan upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Ketua TPPS Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa pada 2026 pelaksanaan program harus lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Untuk langkah awal di 2026 ini, saya ingin memastikan upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi TPPS Kabupaten Murung Raya di Aula Setda Gedung A, Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Rahmanto yang juga Wakil Bupati Murung Raya mengapresiasi kontribusi seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan program penurunan stunting sepanjang 2025. Menurutnya, berbagai upaya tersebut telah menunjukkan hasil, meski masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan.

Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tahun sebelumnya, khususnya di 15 desa prioritas. “Perlu dilakukan identifikasi capaian 2025, termasuk kendala dan faktor penghambat, sebagai dasar perbaikan program di 2026,” jelasnya.

Selain itu, Rahmanto meminta agar perencanaan kegiatan tahun ini lebih tajam dan tepat sasaran dengan berbasis data, sehingga setiap intervensi dapat berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, hingga desa, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Terkait program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Rahmanto mengharapkan program tersebut menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat secara luas.

“Keberhasilan penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab satu sektor, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. (hbr).

Baca Juga  Perkuat Kolaborasi, Bupati Batu Bara Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama ASAHANKAMPUNGku Community di Medan

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon Haji 1447 H
Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran
Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 
Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang
DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025
Akademisi Nilai Studi Rekolonisasi di Area Operasional AMMAN Tunjukkan Tren Positif bagi Ekosistem Laut
Prabowo Perintahkan “Sikat Habis” Tambang di Kawasan Hutan, Oknum Pembeking Diultimatum: Tak Ada Ampun Tanpa Pandang Bulu
Isu Miring SMA Swasta YPK Menyebar, Publik Minta Cabdisdik Pemprovsu Lakukan Investigatif 

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:16 WIB

Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas

Senin, 20 April 2026 - 16:34 WIB

Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon Haji 1447 H

Senin, 20 April 2026 - 12:46 WIB

Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran

Senin, 20 April 2026 - 12:18 WIB

Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 

Minggu, 19 April 2026 - 21:23 WIB

Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page