
JAKARTA — Pengamat politik sekaligus Direktur Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengapresiasi komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas praktik impor tekstil ilegal yang dinilai selama ini menekan pertumbuhan industri dalam negeri.
Menurut Karyono, langkah penindakan terhadap impor ilegal tersebut memberikan harapan bagi pelaku industri domestik untuk berkembang karena mendapat perlindungan dari negara.
“Impor ilegal telah lama menjadi faktor struktural yang secara konsisten menekan pertumbuhan industri dalam negeri.
Keterlibatan Polri dalam mengatasi impor ilegal memberikan harapan baru bahwa negara serius memberikan perlindungan nyata kepada industri domestik,” ujar Karyono di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.
Karyono mengatakan pemberantasan impor tekstil ilegal tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga memiliki dampak terhadap keberlangsungan industri nasional.
Menurut dia, masuknya produk ilegal dapat menciptakan persaingan yang tidak sehat bagi pelaku usaha dalam negeri yang menjalankan kegiatan bisnis sesuai ketentuan.
Meski mengapresiasi langkah tersebut, Karyono menilai pengawasan terhadap pelaksanaannya tetap diperlukan.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi kebijakan dan penegakan hukum agar pemberantasan impor ilegal berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Karyono, pengawasan publik menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan negara tidak berhenti pada penindakan, tetapi juga mampu menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus menjaga sistem demokrasi tetap berjalan dengan baik.
Penulis: Amatus Rahakbauw K








