Purbaya Yudhi Sadewa Bawa Laporan Dugaan Manipulasi Nilai Ekspor 10 Perusahaan CPO Saat Hadiri Jamuan Presiden di Istana

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Purbaya Yudhi Sadewa 

 

JAKARTA — Purbaya Yudhi Sadewa tiba di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026), untuk memenuhi undangan makan siang bersama Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku telah menyiapkan laporan terkait dugaan praktik manipulasi nilai ekspor oleh 10 perusahaan besar di sektor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Purbaya mengatakan dirinya belum mengetahui secara pasti agenda pembahasan dalam pertemuan dengan Presiden. Namun, ia membawa sejumlah dokumen sebagai bahan antisipasi apabila diminta memberikan penjelasan.

“Diundang makan siang. Ada pak menteri lainnya juga kelihatannya,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan.

Menurutnya, laporan tersebut disiapkan setelah dilakukan pengecekan terhadap tiga pengapalan secara acak dari 10 perusahaan yang bergerak di sektor CPO.

Baca Juga  Gubernur Papua Barat Resmikan Terminal Tipe B Bintuni di Distrik Manimeri

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan dugaan praktik under invoicing atau manipulasi nilai faktur perdagangan.

Purbaya menjelaskan terdapat indikasi perbedaan signifikan antara nilai ekspor yang tercatat di dalam negeri dengan nilai impor yang tercatat di Amerika Serikat.

“Mereka terlihat melakukan manipulasi harga ekspor ke Amerika Serikat. Selisihnya cukup signifikan,” katanya.

Ia mengungkapkan, terdapat perusahaan yang mencatat nilai ekspor sebesar US$2,6 juta, sementara nilai yang dibayarkan pihak pengimpor di Amerika Serikat mencapai US$4,2 juta, dengan selisih sekitar 57 persen.

Selain itu, ditemukan pula kasus lain dengan perbedaan yang lebih besar. Salah satu perusahaan tercatat mengekspor barang senilai US$1,44 juta, sementara nilai impor di negara tujuan mencapai lebih dari US$4 juta atau mengalami selisih hingga sekitar 200 persen.

Baca Juga  Pemprov Papua Barat Paparkan Rencana APBD 2026 dan Tindak Lanjut Kerja Sama dengan Tiongkok

Meski demikian, Purbaya belum bersedia mengungkap identitas 10 perusahaan tersebut. Ia menyebut proses pendalaman masih dilakukan dengan metode pemeriksaan secara rinci terhadap setiap pengapalan.

“Kami akan mendeteksi kapal per kapal. Itu yang akan saya laporkan jika ditanyakan,” ujarnya.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Kapolres Batu Bara Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan kepada Korban Angin Kencang
Bapas Fakfak Perkuat Pemahaman HAM bagi Klien Pemasyarakatan dan Keluarga
Bertemu Para Pelaku Usaha Ritel, Wali Kota Tanjung Balai Dorong Optimalisasi CSR untuk Pembangunan Daerah
HUT Ke – 65 PT Bank Sumut Wal Kota Mahyaruddin Salim Berharap Hubungan Kemitraan Antara Pemko dan PT Bank Sumut Semakin Kuat
DPMPTSP Fakfak Jemput Bola, Layani Pengurusan NIB di Tiga Distrik
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama OPD Terkait Meninjau Langsung Penataan Kota Kawasan Haritage Jalan Asahan 
Buka Pasar Nurlela, Wali Kota Tanjung Balai Harapkan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Masyarakat
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Sumatera Utara 

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:24 WIB

Bapas Fakfak Perkuat Pemahaman HAM bagi Klien Pemasyarakatan dan Keluarga

Rabu, 4 November 2026 - 20:35 WIB

Bertemu Para Pelaku Usaha Ritel, Wali Kota Tanjung Balai Dorong Optimalisasi CSR untuk Pembangunan Daerah

Rabu, 4 November 2026 - 20:31 WIB

HUT Ke – 65 PT Bank Sumut Wal Kota Mahyaruddin Salim Berharap Hubungan Kemitraan Antara Pemko dan PT Bank Sumut Semakin Kuat

Selasa, 3 November 2026 - 15:35 WIB

DPMPTSP Fakfak Jemput Bola, Layani Pengurusan NIB di Tiga Distrik

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama OPD Terkait Meninjau Langsung Penataan Kota Kawasan Haritage Jalan Asahan 

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page