Presiden Prabowo Ungkap “Ilmu Pemimpin” Saat Pimpin TNI dan Polri di Acara Peresmian Museum Marsinah

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto peresmian Museum Ibu Marsinah (dok)

 

JAKARTA, TEMPO TIMUR —  Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan strategi kepemimpinannya saat memimpin jajaran pemerintahan, termasuk terhadap Panglima TNI dan Kapolri, dalam sambutannya pada peresmian Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan rasa bangga karena sejumlah negara mulai tertarik membeli pupuk dan beras dari Indonesia.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Menteri Pertanian, jajaran TNI, dan Polri atas dukungan mereka terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Saya terima kasih Panglima TNI juga, TNI turun membantu.

Polri juga saya terima kasih. Polisi juga luar biasa mendukung proses jagung, kemudian gudang-gudang, kemudian ratusan dapur MBG,” ujar Prabowo.

Presiden juga menilai dukungan aparat keamanan sangat membantu percepatan berbagai program pemerintah, termasuk pengelolaan gudang pangan dan pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga  Polda Sumut Pastikan Dukungannya untuk Danau Toba Kejurnas Rally 2022

Pada kesempatan itu, Prabowo turut membagikan apa yang ia sebut sebagai “ilmu pemimpin” dalam membangun semangat kerja di lingkungan pemerintah dan aparat negara.

Menurutnya, seorang pemimpin perlu menciptakan semangat kompetisi positif di antara bawahannya agar kinerja tetap optimal. Ia mengaku kerap memuji Polri saat bersama Panglima TNI, dan sebaliknya memuji TNI ketika bertemu Kapolri.

“Kalau ada Panglima TNI saya puji-puji polisi, nanti kalau ada Kapolri saya puji-puji TNI. Jadi mereka keluar dari ruangan saya semangat,” kata Prabowo disambut tawa hadirin.

Ia menambahkan, strategi serupa juga diterapkannya kepada para menteri di Kabinet Merah Putih sebagai bagian dari metode kepemimpinan untuk meningkatkan motivasi kerja.

Baca Juga  Kasus Penganiayaan, Kapolsek Labuhan ruku Kedepankan Restoratif Justice

 

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada
BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak
Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi
Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Kamis, 3 September 2026 - 07:39 WIB

RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page