Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberhasilan menekan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Saat kunjungan kerja ke Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026), Presiden menyampaikan terima kasih kepada Polri, TNI, dan Pemprov Kalteng atas kinerja penanganan karhutla.

 

Data menunjukkan penurunan signifikan. Tahun 2026 luas lahan terbakar di Kalteng tercatat sekitar 7.000 hektare. Angka ini jauh lebih rendah dibanding 2015 yang mencapai lebih dari 500.000 hektare, 2019 hampir 317.000 hektare, dan 2023 hampir 165.000 hektare. Penurunan terjadi meski tahun ini dihadapkan pada cuaca ekstrem dan El Nino.

 

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyebut penurunan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh unsur. “Beliau mengucapkan terima kasih kepada Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api yang bekerja siang dan malam. Ini bukti negara hadir melindungi masyarakat dari bencana asap,” katanya, Minggu (23/8/2026).

Baca Juga  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Batu Bara Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Belacan

 

Penanganan difokuskan pada lima wilayah rawan: Kota Palangka Raya, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kapuas. Di salah satu titik seluas 32,5 hektare, petugas gabungan berhasil memadamkan 26,4 hektare. Personel TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, MPA, dan relawan dikerahkan bersama peralatan pemadaman.

 

Untuk memperkuat upaya, Presiden menyalurkan hampir 1.000 unit sumur bor dan alkon, serta helikopter water bombing, pompa, mobil tangki, dan alat berat. Kapolda menegaskan akan menindaklanjuti arahan Presiden. “Kami akan terus memperkuat sinergi agar Kalteng aman dari ancaman asap karhutla,” pungkasnya.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi
Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Kamis, 3 September 2026 - 07:39 WIB

RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page