FAKFAK — Seorang pedagang buah langsat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mampu meraup penghasilan lebih dari Rp1 juta per hari selama musim panen dengan harga jual Rp10 ribu per tumpuk.
Davit Hidom, penjual buah langsat asal Distrik Gayauni, Kampung Kayuni, mengungkapkan bahwa pendapatannya meningkat signifikan saat musim buah tiba.
Ia ditemui di kawasan pertokoan RA Kartini, Kelurahan Fakfak Kota, Distrik Fakfak, pada Selasa siang (14/4/2026) sekitar pukul 11.19 WIT.
Menurut Davit, dalam sehari ia dapat menjual satu hingga dua karung buah langsat yang dibawanya dari kampung untuk dipasarkan di kota.
“Dalam sehari bisa habis satu sampai dua karung. Hasil penjualan bisa mencapai lebih dari satu juta rupiah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, buah langsat yang dijual merupakan hasil panen musiman dari kampungnya yang kemudian dibawa ke pusat kota Fakfak untuk dijual kepada masyarakat.
Davit berharap hasil penjualan buah musiman ini dapat terus membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya sehari-hari.
Selain itu, ia juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, khususnya dalam hal akses transportasi dan pemasaran, agar para petani dan pedagang buah lokal dapat meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.
Penulis : Amatus Rahakbauw






















