INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

JAKARTA — PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan meraih peringkat PROPER Emas untuk operasional Pabrik Peleburan (ISP) serta PROPER Hijau untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/IPP) dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2025.

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, di Taman Mini Indonesia Indah pada 7 April 2026. Dalam sambutannya, Menteri Hanif menegaskan bahwa PROPER kini telah berkembang menjadi instrumen transformasi yang mendorong dunia usaha untuk melampaui kepatuhan.

 

“PROPER bukan lagi sekadar alat evaluasi administratif. PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.”

Baca Juga  Inovasi dan Kreativitas Kades Pantai Labu Pekan ‘Ciptakan’ Potensi PAD

 

Pada periode 2024–2025, partisipasi PROPER mencapai 5.476 perusahaan atau meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, hanya 282 perusahaan yang berhasil menembus kategori beyond compliance, terdiri dari 39 perusahaan berperingkat Emas dan 243 perusahaan berperingkat Hijau. INALUM menjadi salah satu perusahaan yang berhasil masuk dalam kelompok tersebut.

 

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis.

 

“Kami memaknai pencapaian PROPER Emas dan Hijau ini sebagai refleksi komitmen jangka panjang INALUM dalam menempatkan keberlanjutan sebagai inti strategi bisnis. Upaya kami tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi juga pada penciptaan nilai melalui integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang terukur dan berdampak nyata,” ujar Melati.

Baca Juga  Untung Menggiurkan, Ini Peluang Jasa Tukar Uang Menjelang Lebaran

 

Secara historis, INALUM menunjukkan kinerja yang konsisten dalam PROPER. Peringkat Emas diraih untuk Pabrik Peleburan di Kuala Tanjung pada 2022, 2024, dan 2025, serta untuk operasional PLTA di Paritohan pada 2023. Sementara itu, peringkat Hijau juga dicatatkan secara berkelanjutan, masing-masing oleh operasional PLTA pada 2022, 2024, dan 2025. Rekam jejak ini menegaskan konsistensi implementasi prinsip ESG di seluruh lini operasional perusahaan.

 

Pencapaian ini didukung oleh berbagai inisiatif inovasi lingkungan (eco-innovation), mulai dari efisiensi energi dan sumber daya, pengelolaan limbah, hingga optimalisasi proses operasional yang berkontribusi pada peningkatan kinerja keberlanjutan. INALUM juga mengembangkan pendekatan circular economy melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna.

Baca Juga  Pelni Tegaskan Aturan Penumpang: Larangan Miras, Rokok, hingga Sanksi Tanpa Tiket

 

Di sisi sosial, perusahaan menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis pengukuran dampak melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI). Salah satu program unggulan, “Dari Sampah Jadi Berkah”, menunjukkan bagaimana inisiatif lingkungan dapat sekaligus menciptakan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

 

Pencapaian PROPER Emas dan Hijau ini semakin memperkuat posisi INALUM sebagai pelaku industri strategis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, INALUM berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kinerja keberlanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

(red)

Berita Terkait

INALUM Raih Dua Penghargaan ISDA 2026 lewat Program Pemberdayaan Masyarakat
INALUM Serahkan Bantuan kepada 46 Kepala Keluarga Terdampak Bencana Angin Puting Beliung Di Kabupaten Toba
INALUM Kembangkan Jejaring Perdagangan dan Investasi di Kawasan Amerika Latin dan Karibia
PLTA INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan
Pelindo Luncurkan OPS 500 kVA di Tanjung Priok, Dorong Pelabuhan Hijau
S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat ‘BBB’: Tegaskan Peran Strategis dalam Hilirisasi Aluminium Nasional
INALUM Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global
INALUM Ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide Perdana ke Jepang

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:08 WIB

INALUM Raih Dua Penghargaan ISDA 2026 lewat Program Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

INALUM Serahkan Bantuan kepada 46 Kepala Keluarga Terdampak Bencana Angin Puting Beliung Di Kabupaten Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:53 WIB

INALUM Kembangkan Jejaring Perdagangan dan Investasi di Kawasan Amerika Latin dan Karibia

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

PLTA INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan

Kamis, 17 September 2026 - 15:11 WIB

Pelindo Luncurkan OPS 500 kVA di Tanjung Priok, Dorong Pelabuhan Hijau

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page