Fakfak — PT Pelindo(Persero) Regional 4 Fakfak menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat di sekitar Pelabuhan Umum, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
General Manager Pelindo Regional 4 Fakfak, Silas Warfandu, saat dikonfirmasi jurnalis TempoTimur.com di ruang kerjanya pada Rabu sore (11/3/2026) WIT menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Menurutnya, program ini merupakan kebijakan dari direksi Pelindo yang dilaksanakan oleh seluruh cabang di Indonesia sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.
“Untuk wilayah kerja Pelabuhan Fakfak, kami menyalurkan sebanyak 250 paket sembako kepada TKBM dan warga yang tinggal di sekitar pelabuhan serta kepada pihak-pihak yang berhak mendapatkan bantuan,” ujar Warfandu.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk berpartisipasi membantu masyarakat sekaligus membangun hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar. Program yang dahulu dikenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR) kini telah menjadi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Selain pembagian sembako, Pelindo juga sebelumnya telah memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu di dua lembaga pendidikan, yakni sebuah madrasah dan sebuah yayasan sosial/pesantren hidayatulah di Fakfak.
“Karena mereka membutuhkan bantuan, maka kami membantu secara bersamaan sebagai bagian dari kepedulian sosial perusahaan,” katanya.
Warfandu juga menambahkan bahwa pada tahun ini pihaknya juga telah menyiapkan program pembagian takjil gratis bagi penumpang dan masyarakat sebagai bentuk dukungan kepada warga yang menjalankan ibadah puasa.
Ia berharap masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan agar ke depan Pelabuhan Fakfak dapat berkembang lebih baik.
“Pelabuhan merupakan pintu gerbang logistik dan ekonomi suatu daerah. Karena itu kita harus menjaga pelabuhan agar tetap sehat, bebas dari pungutan liar dan premanisme,” tegasnya.
Menurutnya, kemajuan pelabuhan tidak dapat terwujud tanpa dukungan semua pihak, terutama pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.
“Kami berharap suatu saat Pelabuhan Fakfak dapat keluar dari keterpurukan dan berkembang seperti pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Warfandu juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Muslim di Fakfak. “Semoga bulan suci ini membawa berkah bagi kita semua,” tutupnya.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K



















