Komisi VI DPR RI Tinjau Smelter Aluminium Mempawah dan SGAR Fase II, Kawal Hilirisasi Nasional

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Kalbar — Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Kalimantan Barat guna meninjau langsung proyek Smelter Aluminium Mempawah dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II, Minggu (22/02/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan terhadap proyek strategis nasional di sektor pertambangan dan industri mineral.Agenda yang dipusatkan di Kota Pontianak itu menegaskan komitmen DPR dalam mengawal percepatan hilirisasi aluminium nasional. Pengawasan dilakukan agar proyek berjalan tepat waktu, sesuai target, serta memberi dampak nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran manajemen PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memaparkan progres groundbreaking pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah. Proyek terintegrasi ini dirancang untuk memperkuat rantai pasok industri aluminium dari hulu hingga hilir di dalam negeri.

Baca Juga  Silas Warfandu Ajak Masyarakat Menjaga Pelabuhan Fakfak Tetap Aman Tertib, dan Bebas Pungli.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, menyampaikan optimisme terhadap integrasi pasokan bauksit, pemurnian alumina, hingga produksi aluminium.

“Integrasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus memperkuat masa depan industri aluminium nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo, menegaskan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif.

“Kami memastikan proyek hilirisasi aluminium ini berjalan sesuai target dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Komisi VI juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, mulai dari aspek teknis, regulasi, hingga dinamika pasar global yang memengaruhi industri aluminium. Dialog konstruktif antara DPR dan BUMN diharapkan melahirkan langkah taktis guna memperkuat daya saing industri nasional.

Baca Juga  Ditemukan Lagi Alat Berat di Bantaran Sungai Jawa Tengah

Dengan pengawasan ketat dan koordinasi lintas sektor, proyek Smelter Aluminium Mempawah dan SGAR Fase II ditargetkan menjadi fondasi kemandirian industri mineral Indonesia.

Komisi VI DPR RI menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan sesuai mandat konstitusi demi memastikan hilirisasi berjalan transparan dan akuntabel.

(*)

Berita Terkait

Pelindo Fakfak Tata Kawasan Pelabuhan, Area Parkir Diperluas dan PKL Ditata
Arus Balik Meledak di Fakfak, KM Tatamailau dan KM Labobar Dipenuhi Penumpang
Gas Elpiji 3 Kg Langka Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah
Silas Warfandu Ajak Masyarakat Menjaga Pelabuhan Fakfak Tetap Aman Tertib, dan Bebas Pungli.
Lapas Labuhan Ruku Resmikan Gerai Produk UMKM di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan
Pelindo Fakfak Siap Hadapi Angkutan Lebaran 2026
INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:53 WIB

Pelindo Fakfak Tata Kawasan Pelabuhan, Area Parkir Diperluas dan PKL Ditata

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:32 WIB

Arus Balik Meledak di Fakfak, KM Tatamailau dan KM Labobar Dipenuhi Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:41 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:24 WIB

Silas Warfandu Ajak Masyarakat Menjaga Pelabuhan Fakfak Tetap Aman Tertib, dan Bebas Pungli.

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:58 WIB

Lapas Labuhan Ruku Resmikan Gerai Produk UMKM di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page