FAKFAK — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Fakfak mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan menggelar pelatihan bagi 90 petugas lapangan yang akan bertugas melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.
Kepala BPS Kabupaten Fakfak, Parju Nasmoko, SST, M.AK, mengatakan pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Juni 2026, di Hotel Grand Papua, Fakfak.
“Saat ini BPS Kabupaten Fakfak sedang melaksanakan pelatihan petugas sebagai persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini merupakan amanat undang-undang yang dilaksanakan oleh BPS setiap 10 tahun sekali,” kata Moko saat ditemui Tempo Timur di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026).
Menurut Moko, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan nasional yang dilaksanakan pada tahun yang berakhiran angka enam. Sebelumnya, sensus serupa telah dilakukan pada 1986, 1996, 2006, dan 2016.
Ia menjelaskan, para petugas yang mengikuti pelatihan dibekali pemahaman mengenai konsep, definisi, dan metode pendataan agar pelaksanaan sensus di lapangan memiliki standar yang sama dengan daerah lain di Indonesia.
“Melalui pelatihan ini, petugas diharapkan memahami konsep dan definisi yang telah ditetapkan secara nasional sehingga data yang dikumpulkan memiliki kualitas dan keseragaman yang baik,” ujar.Moko
Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Fakfak akan dilaksanakan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Selama sekitar dua setengah bulan, petugas akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah di seluruh wilayah Fakfak.
Moko menambahkan, kegiatan pendataan akan mencakup seluruh 17 distrik serta seluruh kampung, dan kelurahan yang ada di Kabupaten Fakfak.
Ia berharap pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
“Karena ini merupakan agenda nasional, kami membutuhkan dukungan semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Fakfak. Data yang dihasilkan nantinya sangat penting sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan,” katanya.
Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat yang dapat menjadi dasar penyusunan program pembangunan daerah maupun nasional.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K


















