Injil Menjadi Dasar Iman dan Perdamaian di Tanah Papua

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Papua Barat Daya,TempoTimur.com 

Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Papua TempoTimur.com, Amatus Rahakbauw, K, menyampaikan pesan reflektif usai mengikuti Ibadah Peringatan Injil Masuk di Tanah Papua, 5 Februari 1855, yang digelar di Pulau Mansinam, .

Saat dikonfirmasi Jurnalis TempoTimur.com Kamis siang (5/2/2026),pada pukul 12.08 WIT, Amatus Rahakbauw, K mengatakan bahwa peringatan Injil Masuk di Tanah Papua merupakan momentum penting untuk mengenang awal masuknya Injil yang membawa perubahan besar dalam kehidupan rohani dan sosial masyarakat Papua.

Menurutnya, Injil telah menjadi dasar iman, pengharapan, serta perdamaian yang hingga kini terus dihidupi oleh umat Kristen di Tanah Papua.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh umat untuk terus menjaga nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga  Syawal: Ketika Hati Pulang ke Cahaya

Ia juga menegaskan pentingnya peran gereja dalam membangun karakter umat, memperkuat persatuan, serta berkontribusi aktif dalam menciptakan Papua yang damai dan sejahtera.

Ibadah Peringatan Injil Masuk di Tanah Papua yang berlangsung di Pulau Mansinam tersebut dihadiri oleh para pendeta, tokoh gereja, jemaat, serta masyarakat dari berbagai denominasi gereja, termasuk perwakilan keluarga besar TempoTimur dari Papua, Sejabodetabek, hingga internasional.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Pemenang Sejati Tidak Menjual Nuraninya
Gereja Tanpa Struktur Jelas? Jangan Heran Pelayanannya Kacau
Iman Jalan Pribadi, Bukan Titipan pada Tokoh Rohani
“Air Mata di Bawah Langit Fakfak: Saat Roh Kudus Menyentuh Hati yang Terluka”
Teduhnya Penantian di Bawah Langit Malam
Di Bawah Langit Kasuari: Perjalanan Sunyi Seorang Anak Papua
Bikin Kaget Gorontalo, Istri Ketum FRN Mendadak Jadi Kepsek
Jangan Salah Menilai: Pengenalan Dunia Jurnalis yang Sering Disalahpahami

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:52 WIB

Pemenang Sejati Tidak Menjual Nuraninya

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:34 WIB

Gereja Tanpa Struktur Jelas? Jangan Heran Pelayanannya Kacau

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:32 WIB

Iman Jalan Pribadi, Bukan Titipan pada Tokoh Rohani

Senin, 18 Mei 2026 - 14:10 WIB

“Air Mata di Bawah Langit Fakfak: Saat Roh Kudus Menyentuh Hati yang Terluka”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:17 WIB

Teduhnya Penantian di Bawah Langit Malam

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page