Manokwari — TempoTimur.com
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, resmi melepas peserta ziarah keagamaan ke Tanah Suci pada Jumat, 12 Desember 2025. Peserta ziarah berasal dari dua denominasi agama, yakni Kristen dan Islam, yang mewakili tujuh kabupaten di Provinsi Papua Barat. Prosesi pelepasan berlangsung dalam suasana khidmat di Vitta Niu Hotel, Manokwari.
Dalam sambutannya, Gubernur Dominggus menegaskan bahwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 menjamin kebebasan beragama bagi seluruh warga negara. Ia juga merujuk pada UU RI Nomor 21 jo UU Nomor 35 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua, yang mengatur hak setiap penduduk untuk memeluk agama serta menjaga kerukunan antarpemeluk agama.
“Pembangunan bidang keagamaan merupakan investasi penting bagi peningkatan kesejahteraan, yang mencakup dimensi lahir, batin, material, dan spiritual,” ujar Gubernur Dominggus.
Ia menekankan bahwa pembangunan keagamaan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas fisik, namun juga penguatan toleransi, harmoni, dan kerukunan. Menurutnya, kerukunan antarumat beragama menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, Ia menyampaikan bahwa agama memiliki peran strategis dalam membentuk peradaban manusia serta menjaga keseimbangan hidup jasmani dan rohani. Karena itu, pemerintah berkomitmen menjalankan program yang mendukung pembinaan umat secara berkesinambungan.
Program ziarah keagamaan tahun 2025 ini dibiayai melalui APBD Papua Barat dan diimplementasikan oleh Biro Kesejahteraan Rakyat. Para peserta berasal dari tujuh kabupaten dan mewakili umat Kristen serta Muslim, dua agama terbesar yang hidup berdampingan di Papua Barat.
Gubernur Dominggus berharap, perjalanan rohani ini memberikan dampak positif bagi peningkatan iman dan karakter para peserta ketika kembali ke daerah masing-masing.
“Nilai sebuah perjalanan ziarah tampak ketika kita kembali membawa cerita indah dan pertumbuhan iman yang memberi dampak bagi kehidupan berbangsa, bernegara, dan berjemaat,” ungkapnya.
Penulis : Amatus Rahakbauw Kelanit






















