Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dalam rangka persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV Tahun 2026, Kamis (26/2/2026). Pembukaan ditandai dengan pernyataan resmi gubernur yang menegaskan komitmen Papua Barat sebagai tuan rumah ajang nasional tersebut.
Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan bahwa PESPARAWI bukan sekadar perlombaan paduan suara gerejawi, melainkan momentum iman yang mempertemukan talenta terbaik gereja-gereja dari seluruh Indonesia untuk memuji Tuhan sekaligus mempererat persaudaraan.
Mengawali pidatonya, ia mengutip pesan reflektif PESPARAWI, “Perbedaan suara melahirkan harmoni; perbedaan budaya melahirkan persatuan.”
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental, spiritual, moral, dan etika umat Kristen, serta penguatan kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Rakornas mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan pada Segala Waktu” (Mazmur 34:2a) dengan subtema “Puji-Pujian Membawa Perdamaian dan Persaudaraan dari Tanah Papua”.
Gubernur menegaskan bahwa puji-pujian tidak hanya menjadi ekspresi iman, tetapi juga sarana membangun perdamaian dan persatuan.
“Puji-pujian kepada Tuhan adalah ungkapan kasih dan penghormatan kepada Sang Pencipta. Ia membawa damai dalam hati sekaligus mempersatukan kita dalam iman dan pengharapan,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
Menurutnya, Papua Barat harus mempersiapkan infrastruktur, akomodasi, transportasi, keamanan, serta dukungan pembiayaan secara matang, mengingat kegiatan ini akan melibatkan kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia.
Gubernur mengajak seluruh peserta Rakornas mengikuti pembahasan secara serius agar keputusan yang dihasilkan bersifat aplikatif dan terukur.
“Kesempatan ini harus dimaknai sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kehangatan, serta mendukung terselenggaranya kegiatan secara lancar dan bermakna,” tegasnya.
Rakornas ini diharapkan menghasilkan langkah konkret dan strategi teknis guna menjawab berbagai tantangan penyelenggaraan, sehingga PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat dapat berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K






















