Jakarta — TempoTimur.com
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang yang melanda Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (2/11) dan Sumatera Barat pada Rabu (3/11). Bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi, khususnya di tenda-tenda darurat.
Bantuan untuk Sumatera Utara diserahkan secara simbolis oleh PELNI Cabang Medan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara. Sementara itu, di Sumatera Barat, penyerahan dilakukan oleh Perwakilan PELNI Cabang Jakarta kepada Posko Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kota Padang.
Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako, makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan khusus untuk perempuan dan anak-anak. Seluruh bantuan dihimpun melalui kerja sama TJSL PELNI, PELNI Services, PELNI Logistik, BAKIS PELNI, dan Oikumene PELNI sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya.
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, menyampaikan bahwa bencana banjir bandang di Sumatera Utara dan Sumatera Barat merupakan duka bersama seluruh keluarga besar PELNI.
“Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian, namun kami berharap mampu meringankan beban dan membantu memulihkan kesehatan para penyintas, terutama ibu-ibu dan anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan,” ujar Tri Andayani.
Ia juga mendoakan agar korban hilang segera ditemukan, keluarga yang berduka diberikan ketabahan, dan seluruh masyarakat terdampak memperoleh kekuatan untuk bangkit kembali. Selain itu, ia berharap seluruh relawan dan tenaga medis senantiasa diberikan keselamatan serta kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Sebagai perusahaan transportasi laut nasional, PELNI tidak hanya menghubungkan Nusantara, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan. Kami berdoa semoga tahun baru 2026 menjadi awal yang penuh berkah bagi saudara-saudara di Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” tutupnya.
Melalui penyaluran bantuan ini, PELNI menegaskan komitmennya sebagai BUMN yang selalu hadir bagi masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah operasional perusahaan.
Sebagai informasi, PELNI mengoperasikan satu kapal penumpang yang secara rutin melayani wilayah Sumatera, yaitu KM Kelud dengan rute Tanjung Priok – Batam – Tanjung Balai Karimun – Medan (PP). Kehadiran kapal ini menjadi bagian penting dalam mobilitas masyarakat setempat.
PT PELNI adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran. Perusahaan saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas dengan 1.359 rute dan menyinggahi 74 pelabuhan.
Selain itu, PELNI juga mengoperasikan 30 trayek kapal perintis yang melayani 230 pelabuhan dengan total 522 ruas, serta 18 kapal rede.
Dalam layanan logistik, PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut dan satu trayek kapal ternak.
Penulis : Amatus Rahakbauw























