Fakfak – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Fakfak memastikan kesiapan pasokan listrik dan keandalan jaringan untuk mendukung kelancaran rangkaian acara peringatan.
Manajer PLN ULP Fakfak, Muhammad Rizal Ariyanto, saat ditemui Jurnalis diruang kerjanya pada Selasa (12/8/2025) pukul 13.54 WIT, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk apel siaga sebelum 17 Agustus. “Apel siaga akan melibatkan seluruh personel, baik petugas pelayanan teknik maupun vendor kerja sama PLN. Kami juga akan mengecek seluruh peralatan untuk memastikan kesiapan,” ujarnya.
Menurut Rizal, PLN Fakfak membentuk dua tim petugas pelayanan teknik di setiap shift, yang berjaga 24 jam. Mereka juga mendapat dukungan vendor lokal PT Piahar yang siaga menangani kondisi darurat di lapangan, serta operator yang menjaga mesin pembangkit non-stop. Saat ini, sistem kelistrikan di Fakfak dalam kondisi surplus sekitar 1,5 megawatt yang disiapkan sebagai cadangan daya.
Meski demikian, faktor cuaca dan aktivitas warga seperti penebangan pohon di dekat jaringan listrik menjadi tantangan tersendiri. “Beberapa padam listrik belakangan ini disebabkan pohon tumbang, bahkan ada yang karena ditebang warga. Kami mengimbau masyarakat menghubungi PLN sebelum menebang pohon di sekitar jaringan agar penyaluran listrik tetap aman,” kata Rizal.
Selain itu, Rizal meluruskan informasi terkait program listrik gratis. Ia menegaskan bahwa yang dimaksud saat ini adalah pendataan awal penerima bantuan pemasangan KWH meter, bukan pemberian langsung. “Pendataan ini kami usulkan ke Kementerian ESDM. Harus ada survei apakah rumah tersebut belum pernah teraliri listrik atau ada pemutusan sebelumnya. Keputusan akhir ada di Kementerian,” jelasnya.
Rizal juga menyampaikan permohonan maaf jika pelayanan PLN Fakfak masih dirasa kurang, dan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K





















