Guru di Asahan Belum Mendapatkan Pelatihan Terkait Deep Learning Penyempurnaan Kurikulum Merdeka

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Asahan — Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Kisaran, Sabam Nainggolan, S. Pd mengharapkan agar Kementrian Pendidikan Dasar Dan Menengah ( Kemendikdasmen ) dalam melaksanakan pembinaan dan pelatihan Deep Learning yang merupakan penyempurnaan kurikulum Merdeka kepada para peserta guru guru dilakukan dengan metode Luring tatap muka langsung bukan secara daring atau online

Hal tersebut disampaikan kepala sekolah SMP Negeri 5 Kisaran, Sabam Nainggolan, S. Pd kepada wartawan di sela sela saat acara menyambut Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 di halaman sekolah SMP Negeri 2 Kisaran yang dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S, Sos. M. Si, Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, Plt Kepala Dinas Pendidikan Musa Al Bakri , jajaran OPD serta seluruh kepala sekolah SMP dan SD se – Kabupaten Asahan. Jumat ( 01/05/2025 ) di Kisaran

Baca Juga  Kalapas Labuhan Ruku Sampaikan Pesan Kritis Bahaya Narkoba kepada Siswa/i SMA Negeri 1 Talawi

Diakui Sabam, tahun 2025 ini dinas pendidikan masih mempergunakan kurikulum Merdeka dan Deep Learning adalah penyempurnaan dari kurikulum Merdeka. Namun kendalanya, saat ini pelatihan Deep Learning bagi para guru yang dilaksanakan melalui Kemendikdasmen hanya dilakukan secara online atau daring

Sabam juga mengapresiasi serta mendukung sepenuhnya program kurikulum Merdeka yang disempurnakan dengan metode pembelajaran Deep Learning yang dicanangkan Kementrian Pendidikan Dasar Dan Menengah yang dinilai sebagai salah satu metode pembelajaran yang sangat efektif dan fleksibel untuk para siswa disekolah.

Namun, ” Pelatihan Deep Learning yang dilaksanakan dengan metode daring atau online dinilai kurang efektif dan pemahaman tersebut tidak menyentuh langsung kepada guru peserta pelatihan. Pembinaan dan pelatihan Deep Learning lebih mudah di pahami dan di jalankan apabila dilaksanakan dengan cara Luring atau tatap muka langsung “, ungkapnya

Baca Juga  Mengaplikasikan Kompetensi, SMK 5 Tanjungbalai Buka Jasa Servis ringan Sepeda Motor

Kendalanya, dengan dilaksanakannya Kurikulum Deep Learning yang merupakan penyempurnaan dari Kurikulum Merdeka, secara otomatis buku buku mata pelajaran anak didik dan anggarannya juga sudah pasti dirubah. Nah ini sudah memasuki pertengahan tahun ajaran 2025

Untuk itu diharapkan agar Kementrian Pendidikan Dasar dan Mengengah segera melakukan pembinaan dan pelatihan secara Luring atau tatap muka langsung agar para guru dan tenaga pendidik di Kabupaten Asahan tidak lagi merasa gamang atau ragu ragu dalam mengimplementasikannya kepada anak anak didik “, tutup Sabam

Diketahui, Kemendikdasmen Abdul Mu’ti berencana memberlakukan Deep Learning ke sekolah sekolah yang di mulai dari tahun 2025 dan 2026. Deep Learning bukan kurikulum melainkan adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman mendalam dan pengaplikasian sebuah konsep. Bukan sekedar mengerjakan soal ujian saja. Namun siswa akan lebih memahami konsep sebuah disiplin ilmu secara menyeluruh.

Baca Juga  Bupati Dan OPD Sambut Ratusan Mahasiswa KKN FISIP USU di Batu Bara

Penulis : Edi Surya

Berita Terkait

Kadis Pendidikan Papua Barat: Sekolah Jangan Pasif, Wajib Dukung Pesparawi
Implementasi Program Satu Sekolah Satu Produk di NTT dorong Kewirausahaan Siswa
UNCRI Wisuda 173 Lulusan, Targetkan Akreditasi Unggul pada 2028
Di Balik Panggung Wisuda, Pesan Keras Wakapolda Papua Barat tentang Masa Depan Alam dan Masyarakat Adat
Bupati Batu Bara Resmikan Rumah Tahfiz Al-Mahalli Center Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani
Kadis Pendidikan Papua Barat Minta Sekolah Manfaatkan Waktu Usai Libur Panjang untuk Tuntaskan Materi
50 Mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Caritas Indonesia Ikuti Yudisium Tahun Akademik 2025/2026
Universitas Caritas Indonesia Yudisium 50 Lulusan Hukum Angkatan Pertama di Manokwari

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:38 WIB

Kadis Pendidikan Papua Barat: Sekolah Jangan Pasif, Wajib Dukung Pesparawi

Kamis, 16 April 2026 - 20:43 WIB

Implementasi Program Satu Sekolah Satu Produk di NTT dorong Kewirausahaan Siswa

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:59 WIB

UNCRI Wisuda 173 Lulusan, Targetkan Akreditasi Unggul pada 2028

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:48 WIB

Di Balik Panggung Wisuda, Pesan Keras Wakapolda Papua Barat tentang Masa Depan Alam dan Masyarakat Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batu Bara Resmikan Rumah Tahfiz Al-Mahalli Center Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page