Labuan Bajo — Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Manggarai Barat, Inocentius Peni, A.Md sapaan akrabnya Ino Peni menyampaikan alasan partainya mendukung calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 Mario Pranda-Richard Sontani (Mario-Richard) di Pilkada 2024.
“Karena kita melihat ada banyak hal yang perlu di perbaiki,” ungkap Ino Peni di hadapan ratusan warga yang hadir acara tatap muka Mario-Richard di Rumah Adat Gendang Coal, Desa Coal Kecamatan Kuwus, Jumat (4/10) malam.
Dia menyoroti pemimpin yang membanggakan karena telah membangun infrastruktur jalan, namun mengabaikan kebutuhan dasar untuk kesejahtraan masyarakat.
“Tapi apalah arti jalan kalau yang jalan adalah pegawai-pegawai yang tidak bekerja, apa arti jalan kalau guru komite diberhentikan akhirnya yang lewat orang nganggur. Apalah artinya jalan kalau yang lewat petani yang tidak punya traktor, apa arti jalan itu sementara petani tidak punya pupuk,” tegasnya.
“Itu yang mau kita perbaiki dan PAN percaya Mario dan Richard orang yang sudah berada di dalam melihat apa yang perlu diperbaiki,” imbuhnya.
Anggota DPRD Manggarai Barat itu menjelaskan pertimbangan PAN memilih bersama Mario-Richard karena untuk memperbaiki persoalan yang dihadapi Manggarai Barat saat ini.
Kata Ino Peni, pihaknya ingin pemimpin periode 2024-2029 adalah pemimpin yang melihat semua persoalan yang ada menghadirkan pembangunan seperti guru komite yang butuh dana bos untuk bertahan, masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan, masyarakat petani yang butuh traktor dan bantuan ternak.
“Kami tidak ingin ada pemimpin hanya demi nama. Kami ingin kesejahtraan yang dimaksudkan itu menyeluruh. Karena itu kami bergantung pada Mario dan Richard,” pekik Ino Peni.
Menurutnya, kemajuan Manggarai Barat saat ini luar biasa dengan destinasi super prioritas yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi, pembangunan jalan di mana-mana dan bukan hanya di Manggarai Barat dan di beberapa Kabupaten pasca Covid.
Gara-gara Covid-19, kata dia, semua pemerintah daerah diberi kesempatan untuk mengajukan dana pinjam.
“Kita mendapat berkat yang luar biasa dari pusat, karena itu tugas kita bagaimana mensejahterakan masyarakat petaninya, bagaiamana mensejahtrakan masyarakat miskin yang ada di kampung-kampung, bagaimana memyelamatkan guru komite yang hanya (gaji) 200-300 ribu rupiah,” tandasnya.
Ino menambahkan, supaya tidak ada kepentingan pembangunan infrastruktur misalnya ada banyak berkat lainnya yang harus dikorbankan tidak menyelamatkan orang. Karena itu, bersama Mario dan Richard dan kami pastikan paket ini menang.
Penulis: Fil/Riky



















