Siswi Kelas V UPT SDN 05 Mesjid Lama Diduga Korban Kekerasan Guru

- Penulis

Selasa, 21 Maret 2023 - 03:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA | TEMPO TIMUR – R siswi kelas V diduga menjadi korban kekerasan gurunya sendiri di sekolah dasar 05 Desa Mesjid Lama, kecamatan Talawi, kabupaten Batu Bara. Sebelah kiri dibawah kelopak mata korban digores menggunakan pulpen oleh gurunya hanya gara-gara salah menuliskan jawaban.

Dari pengakuan R kepada awak media, Senin (20/03/2023), setelah menunjukkan hasil jawaban tugasnya kepada sang guru tersebut, langsung guru inisial A menggoreskan mata pulpen ke wajah R. Dengan perasaan ketakutan sang guru langsung mencari obat luka Betadine agar di oleskan ke wajah R bagian bawah kelopak mata sebelah kiri.

“Aku tidak terima anak ku (R) diduga dianiaya gurunya sendiri hingga wajah anaknya mengalami luka, “ terang orang tua korban, Sofyan warga Desa Mesjid Lama, kecamatan Talawi.

“Dari pengakuan anak ku (R) diduga dianiaya gurunya A gara-gara salah menuliskan jawaban tugas yang diberikan sang guru tersebut. Melihat wajah anaknya luka akibat bekas goresan pulpen terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Batu Bara untuk diberikan perawatan, “ ujar Sofyan.

Diungkapkan Sofyan, diduga penganiayaan yang dialami anaknya tersebut terjadi pada Rabu (15/03/2023) kemarin. Gara-gara jawaban salah sang guru lantas goreskan mata pulpen ke wajah anaknya sebelah kiri persisnya di bawah kelopak mata.

Dengan kejadian yang dialami anaknya, Sofyan orang tua korban melaporkan ke Polres Batu Bara, sebelumnya, Sofyan pun melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa (Kades) Mesjid Lama.

Sementara itu, Kades Mesjid Lama, Abdul Sani ketika awak media minta keterangannya, Kades mengatakan bahwa sudah berkoordinasi dengan kedua belah pihak antara korban dan pelaku.

Namun, orang tua korban tidak merasa puas dengan perdamaian tersebut, disebabkan nilai perdamaian itu tidak memuaskan untuk nilai perobatan dan harga dirinya, sebut Kades.

Ditempat terpisah, Ka. UPT SD Negeri 05 Mesjid Lama, Fitriyani saat di temui awak media, Minggu (19/03/2023) persisnya pada kegiatan sepeda santai, jalan sehat dan door prizer di lapangan bola kaki Labuhan Ruku mengatakan, saya baru 5 bulan bertugas di sekolah itu. Saat kejadian tersebut saya tidak mengetahui, sebab mengikuti Bimbingan Teknis Kepala Sekolah di Sinabung Hotel, Berastagi.

Dari informasi yang didapat awak media, orang tua korban sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Batu Bara. (ER).

Berita Terkait

Dina Maulidah: Karnaval Budaya Jadi Momentum Lestarikan Identitas dan Persatuan Masyarakat Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya Apresiasi Karnaval Budaya sebagai Wadah Pelestarian Warisan Daerah
Karnaval Budaya Meriahkan HUT Ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya, Libatkan Ribuan Peserta
Ketua DPRD Murung Raya Bacakan Teks UUD 1945 pada Upacara HUT ke-24 Kabupaten
Malam Puncak HUT ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Willy M. Yoseph
Bupati Heriyus Tegaskan Komitmen Mewujudkan Murung Raya Semakin Sejahtera
Syukuran Hari Jadi Ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya
Gubernur Kalteng Bersama Bupati Heriyus Tinjau SMKN 1 Murung

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Dina Maulidah: Karnaval Budaya Jadi Momentum Lestarikan Identitas dan Persatuan Masyarakat Murung Raya

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Ketua DPRD Murung Raya Apresiasi Karnaval Budaya sebagai Wadah Pelestarian Warisan Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Karnaval Budaya Meriahkan HUT Ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya, Libatkan Ribuan Peserta

Senin, 3 Agustus 2026 - 00:33 WIB

Ketua DPRD Murung Raya Bacakan Teks UUD 1945 pada Upacara HUT ke-24 Kabupaten

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Malam Puncak HUT ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Willy M. Yoseph

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page